Sabtu, 25 Jan 2020
  • Home
  • Kriminal
  • 3 Pencuri Uang Rp 60 Juta di DPRD Sumut Dibekuk

3 Pencuri Uang Rp 60 Juta di DPRD Sumut Dibekuk

redaksisib Rabu, 15 Januari 2020 14:17 WIB
SIB/Dok
MODUS PECAH KACA: Dua tersangka pencuri uang modus pecah kaca mobil, AT dan MR alias Asiong usai mendapat perawatan medis di RS Bhyangkara Medan akibat kakinya ditembak petugas dan M alias Mul.
Medan (SIB)
Tiga pelaku pencurian uang Rp 60 juta dengan modus pecah kaca mobil di parkiran Kantor DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol Medan dibekuk Tim Pegasus Unit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan, 2 di antaranya ditembak di bagian kaki.

Para tersangka masing-masing berinisial AT (50) warga Jalan Mawar VIII Perumnas Helvetia Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia, MR alias Asiong (48) warga Jalan Sidomulyo KM 11,5 Binjai (keduanya ditembak di kaki), dan M alias Mul (51) warga Lorong Sepakat Jaya Desa Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara, Sumatera Selatan.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Maringan Simanjuntak kepada wartawan, Selasa (14/1) mengatakan, aksi pencurian tersebut terjadi pada, Jumat 13 Desember 2019 sekitar pukul 13.30 WIB. Pencurian itu kemudian dilaporkan Hamdani Rifai Ginting ke Polsek Medan Baru yang tertuang di Nomor: LP/2016/K/XII/2019/SU/SPKT Sektor Medan Baru.

"Dalam laporannya, ketika itu Hamdani usai mengambil uang Rp 60 juta dari bank, dan selanjutnya menuju kantor DPRD Sumut dengan mengendarai mobil miliknya. Setibanya di lokasi, korban memarkirkan mobilnya di parkiran, lalu masuk ke dalam kantor. Tak berapa lama korban kembali ke parkiran dan mendapati kaca mobil dalam keadaan pecah," ujarnya.

Saat dicek, sambung Kasat, uang Rp 60 juta yang diletakkan di bangku mobil telah raib. Korban lantas melaporkannya ke Polsek Medan Baru. Polsek kemudian berkoordinasi dengan Tim Pegasus Sat Reskrim. Selanjutnya petugas melakukan cek dan olah TKP. Petugas juga memintai keterangan saksi-saksi serta mengamankan barang bukti rekaman CCTV di seputar lokasi kejadian. Dari hasil penyelidikan, petugas mengungkap identitas seorang tersangka berinisial AT.

"Minggu (12/1) sekira pukul 14.00 WIB, Tim Pegasus mendapat informasi bahwa AT sedang berada di satu rumah di Jalan Sisingamangaraja Gang Kasih Medan. Petugas langsung bergerak cepat ke lokasi dan berhasil membekuk tersangka. Dari pengakuan AT, ia melakukan pencurian bersama 2 rekannya, MR alias Asiong dan M Mul," terangnya.

Lanjut Maringan, petugas memboyong AT guna pengembangan terhadap 2 tersangka lainnya. Sekira pukul 22.00 WIB, Tim Pegasus berhasil membekuk MR alias Asiong di Jalan Binjai Gang Horas. Kedua tersangka kemudian dibawa guna pengembangan mencari barang bukti lainnya. Namun tersangka melakukan perlawanan dan mencoba kabur sehingga petugas melepaskan tembakan peringatan ke udara namun tak diindahkan.

"Akhirnya petugas memberikan tindakan tegas terukur dengan menembak kaki para tersangka hingga rubuh. Selanjutnya tersangka dibawa ke RS Bhyangkara Medan untuk mendapat perawatan medis, setelah itu diboyong ke Mako guna diperiksa intensif," ungkapnya.

Masih dijelaskannya, Senin (13/1) sekira pukul 15.00 WIB, petugas mendapat informasi bahwa M alias Mul akan datang ke Kota Medan dengan menumpangi pesawat. Selanjutnya Tim Pegasus menuju Bandara Kualanamu. Sekitar pukul 16.00 WIB, petugas membekuknya. Saat diinterogasi tersangka mengaku mendapat bagian Rp 26 juta. Sementara 2 temannya masing-masing mendapat Rp 17 juta. Setelah itu M alias Mul digelandang ke Mako guna diproses.

"Dari hasil pemeriksaan, AT mantan residivis kasus pencurian modus pecah kaca mobil pada 2005. Sementara itu MR alias Asiong juga mantan residivis dengan kasus serupa pada 1996 dan 2000. Juga sudah 3 kali melakukan pencurian, 1 kali di Kota Sibolga dan 2 kali di Kota Medan. Tersangka M alias Mul juga mantan residivis pada 2000 dan 2016 dengan kasus serupa. Serta sudah 3 kali melakukan pencurian yang serupa," pungkasnya. (M16/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments