Selasa, 12 Nov 2019
  • Home
  • Kriminal
  • Membawa Sabu Dalam Nasi Bungkus ke RTP Ditahan

Membawa Sabu Dalam Nasi Bungkus ke RTP Ditahan

redaksi Kamis, 07 November 2019 13:57 WIB
Regionalkompas

Medan (SIB)
Polisi menahan pria yang mencoba menyelundupkan sabu dalam nasi bungkus ke Rumah Tahanan Polisi (RTP) Polrestabes Medan.
Tersangka Y (36) warga Jalan Balai Desa Kelurahan Sunggal, Medan Sunggal kemudian dijebloskan dalam sel.


Sedangkan istrinya AH (34) dipulangkan karena tidak mengetahui kalau suaminya membawa sabu yang disimpan dalam nasi bungkus.


Kasat Reserse Narkoba AKBP Raphael kepada wartawan, Selasa (5/11) mengatakan, istri tersangka tidak ditahan karena dari hasil pemeriksaan dan gelar perkara hanya diajak suaminya ke RTP Polrestabes Medan.


"Hasil pemeriksaan terhadap AH tidak dapat dilakukan penahanan, karena tidak mengetahui keberadaan sabu tersebut, di mana ianya hanya diajak suami mengantarkan makanan ke Polrestabes Medan," jelas Raphael.


Dijelaskan, peristiwa terjadi, Senin (4/11) sekira pukul 17:30 WIB. Piket jaga Mako Polrestabes Medan kedatangan tamu Y dan AH, pasangan suami isteri dengan tujuan untuk mengantarkan makanan kepada tahanan atas nama Awaluddin Lubis di RTP Polrestabes Medan.


Selanjutnya sesuai dengan prosedur, makanan tersebut diperiksa petugas jaga dan di dalam lauk dari usus ditemukan 5 paket sabu yang dilapisi dengan lakban warna hitam.


"Hasil pemeriksaan Y, mengakui kepemilikan barang bukti dengan tujuan untuk diantarkan kepada tahanan Awaluddin Lubis. Pengakuan Y, sabu tersebut diantarkan Ricky, selanjutnya tersangka membeli nasi bungkus dengan lauk usus, dan memasukkan 5 paket sabu ke dalam lauk usus," kata Raphael.


Menurut Raphael, hubungan Y dengan Awaluddin Lubis karena yang bersangkutan adalah pacar dari adik sepupunya dan selama ini Awaluddin Lubis baik terhadap keluarga tersangka maupun anak tersangka.


"Jadi saat tersangka Y mau mengantarkan sabu, mengajak istri AH yang tidak mengetahui keberadaan sabu di dalam makanan tersebut," jelasnya.


"Terhadap tersangka Y, dapat dilakukan penahanan karena melanggar pasal 114 yo 112 UURI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Sedangkan AH dipulangkan," jelas AKBP Raphael. (M05/q)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments