Jumat, 06 Des 2019
  • Home
  • Komunitas
  • Sambangi Korban Banjir Sentani, Jokowi Bahas Relokasi Rumah Warga,
  • Home
  • Komunitas
  • Sambangi Korban Banjir Sentani, Jokowi Bahas Relokasi Rumah Warga,
  • Home
  • Komunitas
  • Sambangi Korban Banjir Sentani, Jokowi Bahas Relokasi Rumah Warga,

Sambangi Korban Banjir Sentani, Jokowi Bahas Relokasi Rumah Warga,

admin Selasa, 02 April 2019 13:20 WIB
SIB/Ant/Akbar Nugroho Gumay
PRESIDEN KUNJUNGI LOKASI BANJIR BANDANG SENTANI: Presiden Joko Widodo (ketiga kanan) ditemani sejumlah bocah Papua mengunjungi area terdampak banjir Bandang Sentani di Jayapura, Papua, Senin (1/4). Banjir Bandang Sentani menyebabkan 105 korban jiwa serta ratusan rumah rusak parah.
Jayapura (SIB)-Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambangi korban banjir bandang Sentani, Papua. Jokowi mengatakan rumah warga yang telah hancur harus direlokasi ke tempat yang lebih aman.

Jokowi beserta istri, Iriana Joko Widodo menemui korban banjir bandang Sentani yang masih tinggal di posko pengungsian di Gedung Olahraga (GOR) Toware, Sentani, Senin (1/4). Kepala BNPB Doni Monardo juga hadir dalam kunjungan tersebut.

Jokowi tampak langsung duduk bersama warga dan berbincang bersama warga. Jokowi tampak serius menyimak setiap yang disampaikan warga kepadanya.

"Ini kan harus direlokasi karena tempat yang lama tempat yang rawan bencana. Oleh sebab itu harus dipindahkan, relokasinya akan segera ditetapkan oleh gubernur dan bupati," kata Jokowi usai menemui warga.

Nantinya pembangunan rumah warga yang baru akan dimulai setelah pemerintah daerah setempat sudah menetapkan lahan yang aman dari bencana. Jokowi pun berpesan agar penetapan lokasi tersebut dapat segera dilakukan.

"Sehingga masyarakat bisa mendapatkan kepastian di mana dan segera rumah itu akan dibangun," ujarnya.

Dikatakan Jokowi, penanganan bencana banjir bandang di Sentani dengan jangka pendek harus segera dilanjutkan. Di satu sisi, Jokowi ingin penanganan jangka panjang dilakukan untuk mencegah terjadinya banjir bandang.

"Jangka panjang yang masih klop itu harus direhabilitasi harus dihijaukan kembali harus ditanam kembali sehingga bencana kemarin datang tidak kembali lagi," tuturnya.

Penghijauan kembali lahan penyebab datangnya banjir bandang harus dikerjakan bersama mulai BNPB, gubernur, bupati, hingga gereja.

Kepada Jokowi, warga menyampaikan keinginan agar rumah yang rusak segera dibangun. Sebagian warga yang ditemui Jokowi pun mengaku rumahnya telah rata dengan tanah akibat banjir.

"Kita mau bangun, kalau di tempat yang lama tidak memungkinkan karena akan terjadi bencana lagi terulang lagi nanti sehingga harus direlokasi di tempat yang dipastikan aman dari bencana," kata Jokowi.

Ingin Ikut Jokowi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau kawasan permukiman warga di Sentani, Papua yang porak poranda akibat banjir bandang. Namun, sejumlah anak yang ditemui Jokowi di wilayah itu ingin ikut ke Jakarta.

Saat diminta anak-anak di lokasi tersebut untuk ikut ke Jakarta, Jokowi mengatakan anak-anak harus tetap tinggal di wilayahnya untuk sekolah.

"Wong anak-anak sekolah, kok dibawa ke Jakarta, gimana?" kata Jokowi.

Jokowi pun sempat bertanya ke anak-anak yang ditemuinya. "Anak-anak mau nggak dibawa ke Jakarta?" tanya Jokowi dengan santai.

Dengan kompak anak-anak itu menjawab ingin dibawa ke Jakarta. "Mau, Pak," jawab anak-anak.

Jokowi pun meminta anak-anak tersebut untuk terlebih dahulu belajar di sekolahnya masing-masing.

"Belajar semua dulu. Siapa mau ke Jakarta tunjuk jari. Orangtuanya nggak boleh ikut," kata Jokowi lagi.

Sementara itu di lokasi lain, Iriana Joko Widodo juga tampak mengecek salah satu sekolah yang rusak diterjang banjir bandang. (detikcom/d)

T#gs Jokowi Bahas Relokasi Rumah WargaSambangi Korban Banjir Sentani
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments