Rabu, 13 Nov 2019
  • Home
  • Komunitas
  • Pasca Dideklarasikan, KPSSM Laksanakan Pagelaran "Gondang Bolon dan Uning-uningan Batak" di Medan
  • Home
  • Komunitas
  • Pasca Dideklarasikan, KPSSM Laksanakan Pagelaran "Gondang Bolon dan Uning-uningan Batak" di Medan
  • Home
  • Komunitas
  • Pasca Dideklarasikan, KPSSM Laksanakan Pagelaran "Gondang Bolon dan Uning-uningan Batak" di Medan

Pasca Dideklarasikan, KPSSM Laksanakan Pagelaran "Gondang Bolon dan Uning-uningan Batak" di Medan

redaksi Senin, 04 November 2019 14:15 WIB
SIB/DOK
CERIA : Sebagian pengurus dan unsur pendiri KPSSM terdiri dari GRD Panjaitan (ketua umum), Nielson Sibuea, Julius Sitorus, Okto Sianipar, Raden Nainggolan, Martin Tarigan, Landong Simarmata, Doni Purba, St Maringan Tua Manullang, Sandro Sijabat, Horas Sagala, James Siahaan, Robert Marpaung, Lamser Simarmata, AHR Hutagalung, Meylan br Hutagalung, dan Relieve Sane Pasaribu (ketua dewan pembina) terlihat ceria berfoto bersama usai sukses melaksanakan pagelaran perdana "Gondang Bolon dan Uning-uningan Batak" di Hotel Pardede Int Medan, Jumat (1/11).

Medan (SIB)
Setelah dideklarasikan pada 24 Juni 2019 kemarin, Komunitas Pemilik Sound System Medan Sekitarnya (KPSSM) menunjukkan eksistensinya dengan melaksanakan "Pagelaran Gondang Bolon dan Uning-uningan Batak" secara outdoor (luar ruang) di Hotel Pardede Int Jalan Juanda Medan, Jumat (1/10). Even perdana itu untuk membantu Pemprov Sumut dan Pemko Medan dalam pelestarian budaya lokal sekaligus diharapkan bisa jadi daya tarik pariwisata.


Dalam menghelat even itu, KPSSM melibatkan potensi anggotanya yaitu seratusan pengusaha sound system dan teknisi atau soundman-nya mulai dari pengadaan peralatan sound system, lighting, alat musik modern dan tradisional hingga melakoni tari-tarian dan menyajikan lagu-lagu Batak. Atas kekompakan seluruh pengurus dan anggota serta didukung manajemen Hotel Pardede Internasional, acara yang dihelat di ruang terbuka di pinggir kolam renang itu cukup berhasil memuaskan pengunjung.


Salah satu pendiri KPSSM, Nielson Sibuea kepada SIB mengatakan, pagelaran budaya perdana itu bukan sekadar even hiburan saja. Tapi budaya yang ditampilkan pihaknya adalah benar-benar sesuai aslinya atau orisinil. Seperti Tarian Tandok dan Tarian Sawan atau Cawan yang ditampilkan katanya sudah jarang terlihat di berbagai pesta adat masyarakat Batak.


Ketua Umum KPSSM GRD Panjaitan dalam sambutan pembukaan antara lain mengapresiasi kedatangan para anggota, pengurus dan para undangan yang simpati kepada KPSSM serta pihak Dinas Kebudayaan Pemko Medan yang hanya diwakili Paulus Silalahi. Terkhusus dia juga berterima-kasih atas kerjasama pihak manajemen Hotel Pardede.


Paulus Silalahi mewakili Kadis Kebudayaan Medan menyatakan, Pemko Medan mendukung kegiatan-kegiatan pelestarian budaya lokal Sumatera Utara maupun aktivitas keagamaan. Untuk itu pihaknya mengapresiasi KPSSM yang telah berinisiatif dan dana sendiri menyelenggarakan pagelaran budaya yang bisa mendukung kepariwisataan di Kota Medan.


"Pemko sangat serius mendukung, bahkan menyediakan anggaran untuk kegiatan seni budaya dan kerohanian. Namun selama ini banyak pihak yang ditunjuk sebagai penyelenggara even kerohanian seperti Christmas Season tapi hasilnya sangat mengecewakan. Evennya sepi pengunjung dan gaungnya pun tidak terdengar. Makanya kita mengapresiasi KPSSM yang berinisiatif sendiri menyelenggarakan even budaya seperti ini. KPSSM sudah tercatat di Pemko Medan untuk mendukung pelestarian budaya dan kepariwisataan di Medan," kata Paulus Simanjuntak.


Menurut Nielson Sibuea didampingi GRD Panjaitan, pendirian KPSSM utamanya adalah untuk membina dan menaungi para pengusaha atau pemilik sound system beserta perangkatnya yaitu soundman. KPSSM juga ingin meningkatkan kesejahteraan anggota, sehingga pihaknya mengajak seluruh pemilik sound system di Sumatera Utara untuk meningkatkan profesionalisme dan tidak melakukan banting harga sewa peralatan musik dan sound system.


"Pendirian KPSSM ini sebenarnya untuk membantu kepentingan seluruh pemilik sound system. Tapi kita juga bertanggung-jawab ikut membantu pemerintah dalam melestarikan seni budaya, makanya kita gelar acara budaya ini. Selanjutnya kita akan menggelar even-even berikutnya. Kita juga siap membantu Pemko Medan melaksanakan even-even seni budaya ataupun kerohanian ke depannya.


Di acara itu juga hadir Ketua Dewan Pembina KPSSM, Relieve Sane Pasaribu serta pihak manajemen Hotel Pardede Internasional. Selain menyelenggarakan Tari Tandok dan Tari Sawan, para undangan yang menghadiri pagelaran budaya itu juga dihibur Trio Lago dan Trio Ringo. (R14/q)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments