Kamis, 20 Jun 2019
  • Home
  • Komunitas
  • Para Ahli Kecantikan Ikuti Uji Kompetensi Make-up Artist di Medan
  • Home
  • Komunitas
  • Para Ahli Kecantikan Ikuti Uji Kompetensi Make-up Artist di Medan
  • Home
  • Komunitas
  • Para Ahli Kecantikan Ikuti Uji Kompetensi Make-up Artist di Medan

Para Ahli Kecantikan Ikuti Uji Kompetensi Make-up Artist di Medan

admin Senin, 27 Mei 2019 17:47 WIB
SIB/Evy Daeli
FOTO BERSAMA: Para peserta, trainner, asesor dan model yang dirias para ahli kecantikan berfoto bersama di Balai Pengembangan Pendidikan Non Formal dan Informal (BPPNFI), Selasa (21/5).
Medan (SIB) -Uji kompetensi sertifikasi untuk profesi make-up artist dengan tema 'Exclusive Make-up Artist Training dan Sertifikasi' dilaksanakan Lembaga Pelatihan Kerja (LKP) Lonari Medan bekerjasama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Modifikasi dan Modern Katalia, Lencang Rias Pengantin Karo, dan Yayasan Anugerah Soedharsono Indonesia, di Balai Pengembangan Pendidikan Non Formal dan Informal (BPPNFI) selama dua hari yakni 20-21 Mei 2019.

Ketua Pelaksana Uji Kompetensi K Clara Barus menjelaskan, uji kompetensi sertifikasi profesi perias artis itu adalah pertama kali diselenggarakan di Sumut khususnya Kota Medan oleh LKP Lonari diikuti 31 orang peserta.

"Sertifikasi dan pelatihan ini diselenggarakan sebagai wadah bagi para profesi make-up artist atau MUA untuk menampilkan bakat luar biasanya mereka dalam merias artis. Sertifikat itu akan berlaku seumur hidup yang diakui oleh internasional. Jadi bila kita mau bekerja dimanapun, berbekal sertifikat itu sudah diakui sebagai profesional make-up artis," terang Clara Barus yang bertindak sebagai penyedia tempat uji kompetensi itu.

Hal senada dikatakan Anugerah Soedharsono, sebagai Professional MUA Trainning Provider. Ia mengatakan, uji kompetensi ini bermanfaat untuk lebih melatih lagi para perias dalam merias kecantikan, sebab tidak dipungkiri banyak orang mengertinya make-up artis itu hanya merias artis saja, padahal tidak semua seperti itu. Artis sebenarnya itu dalam arti kata seni," katanya.

Ditambahkan, yang membedakan MUA dengan perias adalah kalau perias hanya merias saja bukan ahli kecantikan, perawatan wajah dan badan.

"Dengan mengikuti pelatihan yang diakhiri uji kompetensi, manfaatnya adalah mempunyai satu pengakuan legalitas dari negara bahwa benar profesi MUA tersebut berkompeten pada bidangnya dengan bukti diperolehnya sertifikat yang berlaku seumur hidup," katanya.

Lanjutnya, perias yang telah tersertifikasi akan lebih dipercaya masyarakat, sebab dia telah membuktikan bakatnya dan telah diuji langsung oleh tim asesor Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

"Berharap yang belum mengikuti ujian kompetensi sertifikasi untuk segera ikut serta mengikutinya ke depan. Sebab semakin banyak kita mengikuti pelatihan-pelatihan ini, ilmu pengetahuan dalam bakat merias akan semakin mantap, dan pelangganpun akan semakin percaya, setia dan puas pada hasil kinerja yang diberikan. Bahkan sertifikat sertifikasi yang dikeluarkan langsung oleh BNSP dapat berguna di luar negeri," katanya. (M20/h)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments