Senin, 09 Des 2019
  • Home
  • Komunitas
  • Paguyuban Marga Tionghoa Diharapkan Ikut Bangun Sumut Lebih Maju
  • Home
  • Komunitas
  • Paguyuban Marga Tionghoa Diharapkan Ikut Bangun Sumut Lebih Maju
  • Home
  • Komunitas
  • Paguyuban Marga Tionghoa Diharapkan Ikut Bangun Sumut Lebih Maju

Paguyuban Marga Tionghoa Diharapkan Ikut Bangun Sumut Lebih Maju

admin Senin, 22 Juli 2019 11:00 WIB
SIB/Dok
PUKUL GONG : Kabid Reksos Sumut, Ardo Sitompul didampingi Ketua PSMTI Sumut, Tongariodjo Angkasa Ginting memukul gong membuka Musyawarah Provinsi IV PSMTI Sumut 2019, Minggu (21/7).
Medan (SIB) -Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sumatera Utara (Sumut) diminta tetap bersinergi dengan pemerintahan provinsi dalam membangun Sumut lebih maju. Di usia ke-20 tahun ini, PSMTI Sumut diharapkan dapat berkembang pesat, melebarkan sayap mulai dari kabupaten, kecamatan hingga kelurahan.

Gubernur Sumut diwakili Kabid Reksos Sumut, Ardo Sitompul mengatakan, Pemprov Sumut merasa bangga dengan PSMTI sebagai salah satu komunitas yang membela bangsa di tengah kemajemukan. Pembangunan di Sumut katanya bisa berkembang baik jika ada nilai kebersamaan dan demokrasi.

Lanjutnya, tantangan ke depan tidak bisa dianggap enteng. Seluruh pengurus dan anggota PSMTI dituntut konsisten dalam pembangunan, berpartisipasi aktif dalam mengawal kemajuan bangsa, jangan menyerah dan jangan berputus asa.

"PSMTI Sumut harus tetap eksis dan memberikan peran serta bagi pembangunan Sumut. Seluruh pengurus diharapkan terus bersinergi bagi kemajuan Sumut," katanya pada pembukaan Musyawarah Provinsi IV PSMTI Sumut 2019 bertema "Membangun Kebersamaan Dalam Menyongsong Era Keterbukaan", Minggu (21/7).

Ketua Umum PSMTI Pusat, David Herman Jaya diwakili Wakil Ketua Umum, Tidarta Trikadi Busana mengatakan, Sumut memiliki potensi yang baik di bidang perdagangan, industri dan bisnis dan pasti banyak orang Tionghoa yang ambil bagian di dalamnya. Sudah sepantasnya, PSMTI menjembatani kepentingan etnis Tionghoa di Sumut dengan pemerintahan provinsi.

Meski bukan hal yang mudah, tetapi dirinya yakin, PSMTI Sumut memiliki SDM yang andal, kerja keras dan memiliki hati yang tulus untuk melakukannya. PSMTI Sumut diharapkan tetap menjunjung tinggi Pancasila dan NKRI dan tetap mengedepankan nilai-nilai dasar sesuai visi dan misi sesuai AD/ART.

"Pengurus yang terpilih nantinya harus mampu merangkul seluruh masyarakat Tionghoa di Sumut serta dapat menghidupkan PSMTI kembali dan terjalin kebersamaan seluruh etnis Tionghoa di Indonesia sehingga menghasilkan masyarakat makmur, aman dan sejahtera," ujarnya.

Sementara, Ketua PSMTI Sumut, Tongariodjo Angkasa Ginting mengatakan, PSMTI adalah milik masyarakat Tionghoa di seluruh Indonesia. PSMTI menjadi wadah komunikasi dan interaksi antara etnis Tionghoa dengan pemerintah dalam mendukung dan menyukseskan program pemerintah dalam arus besar pembangunan NKRI dengan semangat persatuan dan kesatuan di dalam Bhinneka Tunggal Ika.

PSMTI Pusat didirikan pada 1998, sedangkan PSMTI Sumut didirikan tahun 1999 di Medan. PSMTI Sumut awalnya tidak dikenal, tapi berkat perjuangan dan kerja keras para pencetus, pendiri dan pengurus lainnya, PSMTI Sumut di usia 20 tahun berkembang pesat, melebarkan sayap membentuk dan mendirikan cabang-cabang di kabupaten/kota bahkan sampai ke tingkat kecamatan dan kelurahan di Provinsi Sumut.

"Dengan terjalinnya komunikasi dan hubungan persaudaraan antar anak bangsa, maka ke depan rakyat Indonesia akan bersatu, sejahtera, maju, kuat berdasarkan Pancasila dan UUD 1945," ucapnya didampingi Ketua Panitia, Kundjung SH dan Sekretaris PSMTI Sumut, Joko Dharmanadi.

Pada pembukaan Musyawarah Provinsi IV PSMTI Sumut 2019 hadir di antaranya, Direktur Pembinaan Potensi Masyarakat (Dirbinpotmas) Korps Binmas (Korbinmas) Baharkam Polri, Brigjen Pol Ricky Francois Wakanno. Kemudia, Ketua Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia, Ipong Wijaya Kusuma, Ketua Dewan Penasehat PSMTI Sumut, Edy Djuandi dan lainnya. (R19/rel/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments