Senin, 09 Des 2019
  • Home
  • Komunitas
  • KCY-IAFEN, Komunitas Pelayan Pribadi yang Miskin Rohani
  • Home
  • Komunitas
  • KCY-IAFEN, Komunitas Pelayan Pribadi yang Miskin Rohani
  • Home
  • Komunitas
  • KCY-IAFEN, Komunitas Pelayan Pribadi yang Miskin Rohani

KCY-IAFEN, Komunitas Pelayan Pribadi yang Miskin Rohani

admin Senin, 13 Mei 2019 18:13 WIB
SIB/Dok
KCY: Pembina KCY - IAFEN Ev James Ganda Sormin SE dan artis Reinhart Nainggolan mengapit Dr Yasonna Laoly SH MSc usai kebaktikan di UHM Medan awal April 2019.
Medan (SIB) -Komunitas Cinta Yesus (KCY) Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi UHN (IAFEN) Medan fokus melayani pribadi miskin rohani dari pelbagai latar belakang sosial masyarakat. Mulai dari pribadi yang berharta berlimpah hingga orang-orang yang sedang menjalani hukuman di lembaga pemasyarakatan (LP).

Ketua Komunitas CY-IAFEN Medan Magda Manurung SE di Medan, usai merayakan Paskah IAFEN di Aula FK UHN akhir April 2019, mengatakan, awal mulanya KCY IAFEN digagas Ev James Ganda Sormin SE yang mengadakan kebaktian rutin. "Minimal sebulan sekali mengadakan kebaktian khusus alumni FE-UHN tapi kemudian melebar untuk alumni lintas fakultas IAFEN. Kemudian berkembang menjadi pelayan publik dan siapa saja yang merasa terbeban hidup," ujar perempuan yang mulai menjabat sebagai Ketua KCY IAFEN Medan sejak Januari 2019.

Menjalankan programnya, ke depan KCY-IAFEN fokus pada pemulihan jiwa-jiwa yang rindu padaNya. "Negara kita, provinsi kita dan kota kabupaten kita sudah dijamahNya tapi warganya belum maksimal memiliakanNya hingga berkat belum berlimpah. Dengan pelayanan ini, KCY-IAFEN harus menjadi penyemangat, minimal saluran berkat kasihNya untuk sesama," jelas perempuan yang mundur dari karier sebagai bankir demi kegiatan agama, sosial dan adat tersebut.

Sebelumnya, lebih dari sedasa warsa, Ev James Sormin membentuk dan menjadi pimpinan KCY-IAFEN. Setelah berdiri di Medan, karena harapan publik, membentuk komunitas serupa di Pematangsiantar. Berkembang lagi hingga membentuk di Labuhanbatu. "KCY di Labuhanbatu sering melayani warga yang berada jauh dari perkotaan. Hidup di areal perkebunan kelapa sawit sekitarnya," ujar Ev James Sormin seusai mengadakan kebaktian bersama Dr Yasonna Laoly SH MSc dan artis Reinhart Nainggolan di Kampus UHN Medan.

Ketika membentuk di Pematangsiantar, KCY tersebut terkonvergensi dengan Okuli Voice Ministry pimpinan Ganda Hutabarat SSi MTh. Karena sama-sama punya misi pelayanan, Ev James Sormin-Okuli Voice Ministry selalu bergandengan tangan untuk melayaniNya. "Jika menggelar kegiatan akbar seperti KKR atau memeringati hari besar agama, selalu sejumlah artis terlibat seperti Amat Amigos termasuk Harlen Lumbantobing," cerita Sormin di Cafe Mamang Jalan Gurila - Medan Perjuangan, Medan.

Di kafe yang kerap dipenuhi kaum milenial, pelayanan dilakukan dalam bentuk beda, tidak seperti dalam ibadah. Misalnya, via tontonan yang bermuatan kasih. "Pelayanan tidak harus menyebut nama Yesus Kristus tapi tetap memberi kasih seperti yang diajarkanNya," ujar pria yang kini menjadi Pembina KCY IAFEN itu sambil mengatakan KCY kini fokus melayani kaum milenial yang dunianya dipenuhi dengan duniawi sehubungan teknologi digital telah menyatu.

Pengalaman seru melayani kaum milenial ketika mengadakan KKR di LP Tanjunggusta Medan. Tak hanya berdoa dan mengalukan pujian, tapi Ev James Sormin berdialog dari hati ke hati dengan narapidana. "Ternyata, tidak sedikit orang dipenjarakan karena miskin rohani. Benar yang dikatakan Yesus, lawat dan jamahlah orang terpenjara," simpulnya. (R9/h)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments