Kamis, 20 Jun 2019
  • Home
  • Komunitas
  • Edy Rahmayadi: Berniat Kembalikan Peradaban Melayu
  • Home
  • Komunitas
  • Edy Rahmayadi: Berniat Kembalikan Peradaban Melayu
  • Home
  • Komunitas
  • Edy Rahmayadi: Berniat Kembalikan Peradaban Melayu

Edy Rahmayadi: Berniat Kembalikan Peradaban Melayu

admin Senin, 10 Juni 2019 15:13 WIB
SIB/Dok
FOTO BERSAMA : Gubernur Sumut Edy Rahmayadi foto bersama Tuanku Sultan Mahmud Arya Lamanjiji Perkasa Alam Shah yang merupakan Sultan Deli ke -14 (di samping kiri Gubernur) dan tokoh Melayu lainnya, usai berbuka puasa bersama masyarakat keturunan Melayu di Aula Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman No.41 Medan, Selasa (28/5) malam
Medan (SIB) -Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyampaikan niatnya untuk mengembalikan peradaban suku Melayu. "Saya minta izin kepada tuan-puan semua, saya akan menyusuri, menapak tilas dan mengembalikan peninggalan raja-raja terdahulu, karena itu adalah upaya saya mengembalikan peradaban Melayu," ucap gubernur di acara buka puasa bersama masyarakat keturunan Melayu di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Jenderal Sudirman No. 41 Medan, Selasa (28/5) malam.

Untuk mewujudkan itu, pertama yang akan dilakukan adalah memugar makam Pahlawan Nasional Tengku Amir Hamzah, yang juga sastrawan pendiri Balai Pustaka. "Banyak tempat yang harus kita kembalikan satu per satu. Saya minta izin untuk memugar dan memindahkan makam pahlawan kita yang ada di Langkat. Dua bulan ke depan akan kita pugar jika masyarakat semuanya telah setuju," ujar Edy.

Melihat semua tetamu yang kompak menggunakan pakaian teluk belanga khas Melayu, Edy Rahmayadi pun merasa seperti berada di kampung Melayu. "Saat ini dengan berpakaian Melayu kita terasa seperti di kampung kita sendiri, kampung Melayu. Rasanya pasti semua merindukan hal-hal seperti ini. Untuk itu kegitaan ini kita gagas agar kita tidak lupa dengan teluk belanga kita," katanya.

Edy juga menambahkan, apa yang akan dilakukannya bukanlah bermaksud membeda-bedakan suku, tapi ingin memberitahu masyarakat bahwa suku Melayu merupakan bagian dari kekuatan Rupublik Indonesia. "Bukan kita tak serumpun, bukan kita membeda-bedakan suku, tapi ini untuk mengembalikan kepercayaan pada suku Melayu yang merupakan bagian dari kekuatan Republik Indonesia ini," terangnya.

Tuanku Sultan Mahmud Arya Lamanjiji Perkasa Alam Shah yang merupakan Sultan Deli ke -14 mengaku senang dengan adanya kegiatan seperti ini. "Jadikanlah kegiatan ini sebagai momentum wadah untuk saling menghormati, berbeda pendapat maupun pilihan adalah hal biasa, yang penting adalah menaati semua keputusan hukum yang ada," ujarnya.(M11/t)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments