Minggu, 21 Jul 2019
  • Home
  • Komunitas
  • Edy Rahmayadi : Rasa Nasionalisme Masyarakat Mulai Terkikis
  • Home
  • Komunitas
  • Edy Rahmayadi : Rasa Nasionalisme Masyarakat Mulai Terkikis
  • Home
  • Komunitas
  • Edy Rahmayadi : Rasa Nasionalisme Masyarakat Mulai Terkikis

Bertemu Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas Sumut

Edy Rahmayadi : Rasa Nasionalisme Masyarakat Mulai Terkikis

admin Senin, 17 Juni 2019 15:59 WIB
SIB/Dok
AUDIENSI : Gubernur Sumut Edy Rahyamadi menerima audiensi pengurus dan anggota Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) Sumut di Ruang Rapat EWP Tambunan, Lt 10 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro No. 30 Medan, Jumat (14/6).
Medan (SIB) -Gubernur Sumut Edy Rahyamadi mengajak Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) Sumut untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat Sumut. Sebab saat ini rasa nasionalisme masyarakat di Sumut dan umumnya di Indonesia mulai terkikis. "Kita harus bisa meningkatkan rasa nasionalisme masyarakat, terutama masyarakat Sumut, yang saat ini mulai terkikis. Salah satu caranya dengan memberikan perintah kepada semua sekolah-sekolah untuk melaksanakan upacara bendera setiap Senin, menyanyikan lagu kebangsaan, membacakan Pancasila dan Undang-Undang Dasar. Itu harus dilakukan," kata Edy Rahmayadi saat bertemu pengurus IKAL Sumut di Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro No. 30 Medan, Jumat (14/6).

Pengurus dan anggota IKAL Sumut yang bertemu gubernur adalah Sumandi Wijaya (Wakil Ketua), Tamazaro Zega, Prof Subhilhar dan juga Sabrina yang merupakan Sekdaprov Sumut. "Sumatera Utara ini punya banyak PR (pekerjaan rumah), satu demi satu harus kita selesaikan, tetapi dengan cepat. IKAL ini harus ikut berkontribusi menyelesaikan masalah-masalah ini, kerja nyata untuk masyarakat. Banyak yang harus kita pikirkan, Ruang Terbuka Hijau, banjir, sumber air. Lemhanas ini isinya orang-orang yang jago, kita tunjukkan kerja nyata," ujar Gubernur.

Selanjutnya, Edy Rahmayadi selaku Ketua IKAL Sumut berharap, setiap minggunya IKAL Sumut membuat pertemuan untuk merumuskan masalah-masalah di Sumut dan memberikan solusi. "Nanti setiap minggunya IKAL harus rapat, membahas permasalahan-permasalahan yang ada di Sumut. Susun skema dan program kerjanya. Satu bulan sekali bertemu dengan saya. Ayo, apa yang bisa kita buat untuk Sumut ini," katanya.

Sementara anggota IKAL Prof Subhilhar berharap, komunikasi antara pemimpin-pemimpin daerah di Sumut bisa terjalin dengan baik, agar masalah-masalah yang ada di sini lebih mudah untuk diselesaikan.

"Salah satu penghambat masalah-masalah di Sumut adalah komunikasi antara kepala daerah di sini kurang lancar. Masalah yang ada di Sumut tidak sedikit melibatkan beberapa daerah seperti banjir, masalah pencemaran sungai dan lainnya itu tidak bisa dilakukan hanya satu daerah saja, tetapi karena kurangnya komunikasi ini jadi lebih sulit untuk diselesaikan," katanya.(M11/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments