Rabu, 20 Nov 2019
  • Home
  • Kesehatan
  • Tak Hanya Orang Dewasa, Stroke Juga Bisa Serang Anak-anak

Tak Hanya Orang Dewasa, Stroke Juga Bisa Serang Anak-anak

Minggu, 06 April 2014 23:02 WIB
Jakarta (SIB)- Salah satu faktor yang meningkatkan risiko stroke adalah adanya faktor genetik, ras dan etnik pada seseorang. Jika mempunyai faktor genetik yang kuat, bukan tidak mungkin anak-anak terserang stroke.

dr Diatri Nari Lastri, Sp.S(K) dari RSCM mengatakan bahwa salah satu penyebab anak-anak terserang stroke adalah kelainan di pembuluh darahnya. Kelainan tersebut biasanya merupakan faktor genetik bawaan dari ibu ataupun ayah.

"Mungkin ada kelainan di transformasi pembuluh darahnya. Jadi bentuk pembuluh darahnya tidak normal," papar dr Diatri ketika dihubungi, Rabu (2/4).
Akan tetapi tidak hanya kelainan transformasi pembuluh darah bawaan yang dapat mengakibatkan stroke pada anak-anak. Kelainan bawaan pada darah juga bisa menjadi salah satu penyebabnya, salah satunya adalah darah yang terlalu kental.

"Kalau darahnya terlalu kental, bisa menjadi penghambat aliran darah," sambung dr Diatri lagi.

Lalu bagaimana kita mengetahui bahwa Anak memiliki gejala stroke? Apakah gejalanya sama antara anak-anak dengan orang dewasa?

dr Andreas Harry dari RS Gading Pluit mengatakan bahwa tidak ada perbedaan antara gejala stroke anak-anak dengan orang dewasa. Jika anak mengalami stroke, gejalanya tidak begitu berbeda dengan orang dewasa antara lain mengalami lumpuh di bagian tubuh, mengalami gangguan penglihatan serta sulit berbicara.

"Sama saja gejala anak-anak dengan dewasa. Gejala stroke itu sama saja, intinya penurunan fungsi otak yang berkurang. Tapi itu semua tergantung lokasi dimana terjadinya, apakah di otak bagian tengah, depan, belakang atau samping," papar dr Andreas yang dihubungi terpisah.

Nah, untuk menghindarkan anak dari stroke, dr Andreas mengatakan bahwa olahraga, pola makan dan waktu tidur yang baik harus terpenuhi oleh anak. Sehingga anak tidak mudak stres dan emosional yang dapat menyebabkan anak terserang stroke.

"Terutama olahraga. Orang tua harus mampu mengajak anak melakukan pola olahraga yang baik 2x20 menit sehari, tidak perlu harus sampai berkeringat banyak dan juga tidak perlu olahraga yang berat. Yang ringan-ringan saja," pungkasnya.(detikHealth/d)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments