Senin, 28 Sep 2020

Ritual Praktis Mencegah Mata Lelah

Minggu, 20 April 2014 23:33 WIB
Jakarta  (SIB)- Di zaman serba digital, mata lelah menjadi keluhan sejuta umat. Bagaimana tidak, semua benda berbau digital memancarkan cahayanya sendiri. Dan celakanya, benda-benda itu harus dipelototi sepanjang hari.

Sebut saja layar komputer, apapun teknologinya kalau dipelototi terus-menerus akan menyebabkan mata cepat lelah. Begitu pula layar smartphone, tablet, dan sejenisnya. Tanpa disadari, benda-benda tersebut memicu gangguang penglihatan pada 70 persen penggunanya.

Sakit kepala, nyeri pada bola mata, berair, pandangan kabur, dan hilang fokus, adalah beberapa keluhan yang menandakan mata sudah terlalu letih. Lakukan beberapa ritual sederhana sebagai berikut untuk mengatasinya, seperti dikutip dari CNN, Selasa.

1. Istirahat tiap 15 menit
Saran yang sangat umum sebenarnya, tetapi cukup efektif meredakan mata lelah. Istirahatkan mata dengan berpaling dari layar komputer setiap 15 menit, lalu fokuskan pandangan pada benda tertentu yang jaraknya relatif jauh. Otot-otot mata akan lebih rileks.

2. Manfaatkan telapak tangan
Ini adalah cara meditasi bagi mata. Caranya mudah, tutup mata lalu telangkupkan telapak tangan dengan posisi bola mata ada di tengah-tengahnya. Pastikan tangan dan bahu tetap rikels, maka ketegangan pada otot-otot mata akan semakin mengendur.

3. Jangan lupa kedip
Terlalu serius sering membuat mata lupa berkedip. Padahal saat bekerja dengan media digital, mata harus lebih sering berkedip agar permukaannya tidak kering. Pelumasan yang terjadi saat berkedip tidak hanya melembabkan, melainkan juga mendistribusikan oksigen dan vitamin yang mempertajam penglihatan.

4. Atur pencahayaan layar
Baik layar komputer maupun smartphone, gelap-terang pencahayaan akan mempengaruhi kondisi mata. Sebagian orang menganggap, agak redup lebih nyaman untuk mata sedangkan sebagian yang lain mengatakan, terang justru lebih baik karena kedipan layar lebih jarang. Mana yang lebih nyaman, jadikan itu sebagai pilihan.

5. Hindari cahaya biru
Paparan cahaya biru yang dipancarkan peralatan digital sangat mengganggu kesehatan, terutama jika dibiarkan terjadi sepanjang malam. Saat tubuh seharusnya beristirahat, hormon melatonin berkurang akibat paparan cahaya biru. Dampak jangka panjangnya, risio diabetes meningkat, begitu juga dengan obesitas, kanker dan penyakit kronis lainnya.(dth/ r)
T#gs Ritual
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments