Senin, 24 Feb 2020
Banner Menu
Detail Utama 1

Kenali Gejala Gagal Ginjal

Minggu, 09 Februari 2020 22:04 WIB
suara.com

Ilustrasi

Jakarta (SIB)
YouTuber sekaligus presenter Allan Wangsa meninggal dunia pada Selasa (4/2) malam. Allan mengembuskan napas terakhirnya akibat gagal ginjal yang dideritanya sejak lama.

Gagal ginjal bukan sembarang penyakit. Ini merupakan kondisi saat ginjal tak mampu menyaring racun dalam darah. Saat ginjal kehilangan fungsinya, racun akan terus menumpuk dan bisa berbahaya bagi tubuh.

Mengutip Healthline, banyak faktor yang menyebabkan, mulai dari paparan racun, penyakit kronis tertentu, dehidrasi parah, hingga trauma ginjal.

Umumnya, seseorang dengan gagal ginjal akan memiliki beberapa gejala. Beberapa gejala yang mungkin dialami di antaranya: jumlah urine berkurang, pembengkakan pada kaki, napas pendek, rasa kantuk dan lelah yang berlebihan, mual persisten, kebingungan, rasa sakit atau tekanan di dada, kejang dan koma.

Penyakit ini dapat didorong oleh beberapa kondisi atau penyebab. Beberapa orang memiliki risiko lebih tinggi mengalami gagal ginjal. Orang dengan penyakit jantung, liver, dehidrasi, memiliki luka bakar yang parah, mengalami reaksi alergi, hingga infeksi berat seperti sepsis berisiko mengalami gagal ginjal.

Selain itu, beberapa jenis penyakit kanker juga berkontribusi terhadap risiko gagal ginjal. Sebut saja kanker prostat, usus besar, serviks, dan kandung kemih yang dapat memblokir saluran kemih.

Kondisi lain yang dapat mengganggu buang air kecil seperti batu ginjal dan adanya gumpalan darah di saluran kemih juga dapat menyebabkan gagal ginjal.

Penyakit ini umumnya diklasifikasikan menjadi lima tahap. Mulai dari sangat ringan (tahap 1) hingga gagal ginjal lengkap (tahap 5). Gejala dan komplikasi meningkat seiring tahapannya. Berikut tahapannya:

Tahap 1
Pada tahap ini, Anda mungkin tak mengalami gejala yang terlihat. Anda juga masih dimungkinkan untuk memulihkan gagal ginjal dengan menjalani gaya hidup sehat seperti makanan gizi seimbang, olahraga secara teratur, dan tidak merokok. Mempertahankan berat badan juga penting untuk mencegah gagal ginjal.

Tahap 2
Tahap 2 masih dianggap sebagai bentuk ringan. Namun, Anda bisa mendeteksinya lewat urine. Selain itu, kerusakan fisik pada ginjal akan terlihat lebih jelas.

Pendekatan gaya hidup sehat dapat terus dipertahankan. Berbicara dengan dokter juga bisa menjadi solusi. Dokter akan menjelaskan mengenai faktor risiko lain yang dapat membuat penyakit berkembang lebih cepat seperti jantung, peradangan, dan kelainan darah.
Tahap 3
Pada tahap ini, ginjal tak berfungsi sebagaimana mestinya. Gejala mungkin terlihat lebih jelas pada tahap ini, mulai dari pembengkakan di tangan dan kaki, nyeri punggung, dan perubahan buang air kecil.

Untuk mengatasinya, pendekatan gaya hidup sehat bisa membantu. Dokter juga akan mempertimbangkan pengobatan untuk memperbaiki kondisi kegagalan.

Tahap 4
Pada tahap ini, ginjal tidak berfungsi dengan baik, tapi belum gagal sepenuhnya. Gejala yang muncul dapat termasuk komplikasi seperti anemia, tekanan darah tinggi, dan penyakit tulang.

Tahap 5
Pada tahap ini, ginjal hampir gagal sepenuhnya. Gejala akan semakin jelas termasuk muntah dan mual, sesak napas, kulit gatal, dan masih banyak lagi.
Jika sudah memasuki stadium 5, Anda perlu rutin melakukan cuci darah atau transplantasi ginjal. (CNNI/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments