Minggu, 20 Sep 2020
  • Home
  • Kesehatan
  • Kenali Faktor yang Meningkatkan Risiko Kanker Payudara

Kenali Faktor yang Meningkatkan Risiko Kanker Payudara

Minggu, 13 September 2020 17:41 WIB
Source: Shutterstock.com

Ilustrasi

Kanker payudara merupakan jenis kanker yang paling banyak dialami oleh wanita Indonesia. Meski sudah terdapat berbagai metode penyembuhan, masih banyak yang melakukan pemeriksaan saat sudah memasuki stadium lanjut.

Ada beberapa tanda yang bisa menunjukkan potensi kanker payudara. Salah satu yang paling umum adalah benjolan.

"Tandanya adalah benjolan. Tapi, biasanya diabaikan karena enggak sakit. Sampai jadi cukup besar dan menimbulkan luka, baru dikonsultasikan. Nah, yang begini stadiumnya sudah lanjut," kata Ronald Alexander Hukom, Spesialis Penyakit Dalam Hematologi Onkologi Medik RS Kanker Dharmais, Senin (7/9).

Inilah yang membuat harapan dan kualitas hidup pasien kanker menurun. Oleh karena itu, ia menganjurkan untuk rajin memeriksa payudara sendiri. Terutama, saat sudah memasuki masa pubertas atau haid secara rutin.
Pemeriksaan mandiri kanker payudara

" Wanita yang memiliki periode haid rutin dianjurkan untuk memeriksa payudara sendiri di awal haid setiap bulan. Lakukan setiap mandi atau selesai mandi. Dianjurkan untuk setiap wanita, terutama kalau risikonya lebih tinggi."

Di usia 40-45 tahun ke atas dianjurkan memeriksa payudara setiap hari dan melakukan pemeriksaan mamografi setiap 1 hingga 2 tahun sekali.

Lalu, apa saja yang membuat seseorang lebih berisiko terkena kanker payudara?

Faktor risiko
" Faktor hormonal memilih pengaruh kuat pada kanker payudara. Misalnya, wanita yang di bawah 10 tahun atau sudah mengalami haid di usia sangat muda. Wanita yang masa reproduksinya melebihi 50 tahun dan lain-lain," ungkapnya.

Ternyata, wanita yang tidak memiliki anak seumur hidup juga berisiko lebih tinggi. Karena keseimbangan estrogen dan progesteronnya tidak pernah berubah. Sama seperti wanita yang tidak pernah menyusui seumur hidup

" Wanita yang memiliki faktor genetik, obesitas, mengonsumsi obat-obatan hormonal seperti pil KB serta sering terpapar radiasi juga lebih berisiko terkena kanker payudara," tuturnya.

Jadi sebaiknya, mulai sekarang rutinlah memeriksa payudara untuk mencegah keterlambatan diagnosa dan penurunan harapan hidup agar lebih sehat. (Dream.co.id/d)
T#gs FaktorKanker PayudaraKenaliMeningkatkanRisiko
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments