Jumat, 14 Agu 2020
  • Home
  • Kesehatan
  • Gejala Kolesterol Tinggi yang Berbahaya Bagi Tubuh, Waspada Setelah Lebaran

Gejala Kolesterol Tinggi yang Berbahaya Bagi Tubuh, Waspada Setelah Lebaran

Minggu, 31 Mei 2020 10:05 WIB
Halodoc.com

Ilustrasi

Menyantap hidangan khas Lebaran yang sebagian besar berlemak, seperti opor ayam, sayur labu, semur daging, dan sambal goreng ati jika berlebihan tentunya akan berdampak tidak bagus bagi kesehatan. Beberapa hidangan tersebut mengandung lemak tinggi sehingga dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Kadar kolesterol yang tinggi terbukti dapat meningkatkan risiko penyakit kronis, seperti, jantung, diabetes dan struk.

Sayangnya, seringkali kita tidak bisa menyadari jika kadar kolesterol mengalami peningkatan. Agar tetap sehat dan terhindar dari penyakit akibat kolesterol tinggi, maka kita perlu tahu apa saja tanda dan faktor penyebab dari kolesterol tinggi.

Seperti dikutip dari Verywell Health, sebenarnya tidak ada gejala tertentu ketika kolesterol tinggi. Namun ketika kolesterol tinggi, hal itu dapat memincu hal-hal berikut:

1.Pertumbuhan lunak atau kekuningan atau lesi pada kulit yang disebut xanthomas. Endapan kolesterol kekuningan itu biasanya terdapat di sekitar mata atau kelopak mata, tangan, siku, atau lutut.
2.Mengalami obesitas atau menderita diabetes.
3.Pada pria, impotesi dapat diakibatkan dari arteri yang terkena kolesterol.

Untuk memastikan gejala kolesterol tinggi, bisa dilakukan tes darah dan memperhatikan kandungan lemak di dalam darah, seperti Low-density Lipoprotein (LDL) yang merupakan kolesterol jahat, High-density Lipoprotein (LDL) yang merupakan kolesterol baik, dan Trigliserida, dan total kolesterol.

Jika total kolesterol, LDL, atau Trigliserida tinggi, atau HDL terlalu rendah maka dokter kemungkinan akan merekomendasikan obat-obatan atau perubahan gaya hidup untuk membantu mengembalikan jumlah lemak tubuh ke kisaran yang sehat. Namun jika Anda memiliki riwayat kesehatan keluarga dengan kolesterol tinggi atau mungkin sudah didiagnosa mengalami diabetes kronis maka harus lebih sering melakukan tes kolesterol.

Faktor Penyebab Kolesterol Tinggi
Mengetahui faktor penyebab kolesterol tinggi sangat penting untuk mencegah risiko terkena penyakit kronis. Jika Anda memiliki salah satu kondisi yang menjadi faktor penyebab kolesterol tinggi seperti di bawah ini, maka sebaiknya segera memeriksakannya ke dokter.

1.Kurang olahraga.
2.Banyak mengonsumsi makanan tinggi lemak.
3.Kegemukan.
4.Merokok.
5.Usia yang lebih tua.
6.Riwayat keluarga kolesterol tinggi.
7.Mengonsumsi obat-obatan tertentu.
8.Kondisi medis (diabetes atau kondisi tiroid tertentu).

Beberapa kondisi di atas tentu saja dapat diubah. Misalnya, jika Anda merasa kurang berolahraga maka bisa lebih sering berolahraga dan mengubah gaya hidup menjadi lebih baik. Namun beberapa hal lainnya, seperti usia dan gen tidak dapat diubah.
Bagaimana Jika Kolesterol Tinggi Diabaikan?

Beberapa orang cenderung mengabaikan gejala kolesterol tinggi yang dimilikinya jika orang tersebut merasa sehat dan baik-baik saja. Namun sebenarnya dengan mengabaikan hal tersebut secara terus menerus nantinya dapat menyebabkan komplikasi serius. Ketika kadar kolesterol tinggi, timbunan lemak akan mulai terbentuk pada pembuluh yang meradang. Proses yang disebut sebagai Aterosklerosis itu dapat menyebabkan penyumbatan sebagian aliran darah.

Selanjutnya, penyempitan dan pengerasan pembuluh darah itu dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah atau hipertensi dan risiko serangan jantung atau stroke jika plak lemak pecah da benar-benar menghambat aliran darah.

Sayangnya kebanyakan orang tidak tahu jika mereka memiliki kadar kolesterol yang tinggi sampai mereka mengalami serangan jantung atau stroke pertama. Oleh karena itu, periksalah kadar kolesterol dan lakukan kegiatan apapun yang diperlukan untuk menurunkan kadar kolesterol. (Wolipop/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments