Senin, 21 Sep 2020

13 Gejala Radang Amandel yang Harus Diwaspadai

redaksi Minggu, 08 Desember 2019 19:41 WIB
health.detik.com
13 Gejala Radang Amandel yang Harus Diwaspadai
Jakarta (SIB)
Amandel merupakan jaringan berbentuk oval yang berada di bagian belakang tenggorokan. Ada dua amandel di sisi kiri dan kanan tenggorokan yang bisa mengalami peradangan akibat infeksi virus.

Selain virus, bakteri juga bisa menyebabkan radang amandel. Radang amandel biasanya ditemukan di anak-anak, tapi remaja dan dewasa juga bisa mengalaminya.

Berikut serba-serbi radang amandel, dari gejala hingga komplikasinya yang dirangkum:
Gejala Amandel
Penderita radang amandel biasanya akan mengalami gejala yang tidak begitu serius tapi cukup mengganggu. Berikut gejala-gejala radang amandel yang umum ditemui:
radang tenggorokan, sulit menelan, amandel bengkak dan memerah, suara serak atau hilang, demam hingga 38 derajat Celcius atau lebih, batuk, sakit kepala, mual, sakit telinga, lelah, napas berbau tidak sedap, leher kaku dan bintik putih atau kuning di amandel.
Kapan Harus ke Dokter
Gejala amandel di atas biasanya akan langsung hilang dalam 7-10 hari. Tapi segera ke dokter untuk perawatan lebih lanjut jika anak mengalami gejala seperti radang tenggorokan yang bertahan selama 24-48 jam, kesulitan menelan dan rasa lelah berlebih.
Pengobatan
Radang amandel ringan biasanya tidak membutuhkan perawatan khusus, apalagi jika disebabkan oleh virus seperti flu. Untuk kasus radang amandel yang lebih parah dokter biasanya memberikan antibiotik untuk melawan infeksi bakteri.
Jika kalian diberi resep antibiotik oleh dokter untuk mengobati radang amandel, kemungkinan besar antibiotiknya berupa penicillin. Penting bagi kalian untuk menghabiskan semua antibiotik yang sudah diberikan karena infeksi bisa menjadi lebih parah.
Operasi untuk menghilangkan amandel yang meradang (tonsillectomy) dulunya merupakan salah satu prosedur umum untuk mengobati radang amandel. Kini tonsillectomy hanya disarankan untuk kasus radang amandel yang sangat parah atau kasus di mana radang amandel menyebabkan komplikasi.
Komplikasi
Radang amandel tidak berbahaya tapi bisa mengakibatkan komplikasi jika tidak segera dirawat. Pengidap radang amandel kronis bisa mengalami apnea tidur obstruktif.
Hal ini terjadi ketika saluran udara bengkak dan membuat penderita kesulitan tidur dengan nyenyak. Jika tidak segera ditangani, komplikasi ini bisa berujung pada masalah kesehatan lain.

Infeksi juga bisa saja memburuk dan menyebar ke bagian tubuh lainnya. Kondisi ini dikenal dengan nama tonsillar cellulitis.
Infeksi juga bisa menyebabkan seseorang menderita penumpukan nanah di belakang amandel, yang biasa disebut abses peritonsillar. Untuk mengobati kondisi ini dibutuhkan drainase dan operasi.

Jika kalian diberi resep antibiotik tapi tidak dihabiskan atau antibiotik tidak bisa membunuh bakteri, komplikasi juga bisa terjadi. Komplikasi yang termasuk antara lain demam rematik dan glomerulonefritis poststreptococcal. (detikhealth/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments