Minggu, 31 Mei 2020
PDIPSergai Lebaran
  • Home
  • Hukum
  • Secara Hukum, Apa Itu Advokat, Pengacara, Penasehat Hukum (PH) dan Konsultan Hukum?

Secara Hukum, Apa Itu Advokat, Pengacara, Penasehat Hukum (PH) dan Konsultan Hukum?

Konsultasi Hukum
redaksi Selasa, 14 Januari 2020 22:58 WIB
jasahukum.id
Ilustrasi
Sehari hari sering kita baca atau dengar di media istilah Advokat maupun kita melihat baliho atau papan nama dengan nama kantor "Advokat, pengacara,penasehat hukum dan kantor konsultan hukum". Sebenarnya apa pengertian istilah itu dan apa ada Undang Undang yang mengaturnya secara hukum?

Terima kasih dan bagus pertanyaannya.
Bagi seorang mahasiswa fakultas hukum,tentu saja memang harus tahu pengertian istilah itu bahkan perbedaan dari advokat/pengacara, penasehat hukum dan konsultan hukum.Tapi bagi orang awam,jika tidak ada terkait masalah hukum,tentu tidak begitu mau berusaha mencari tahu pengertian istilah atau kata -kata itu.

Pengertian Advokat tentu tidak terlepas dari Undang Undang sebagai dasar dari adanya profesi advokat. Secara hukum tentang Advokat diatur dalam Undang Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2003. Menurut pasal 1 butir 1 Undang Undang No 18 Tahun 2003 (UU Advokat), Advokat adalah orang yang berprofesi memberi jasa hukum,baik di dalam maupun di luar pengadilan yang memenuhi persyaratan berdasarkan ketentuan undang-undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat.

Bidang Profesi yang digeluti oleh seorang Advokat adalah pemberian jasa hukum, yaitu memberikan konsultasi hukum,bantuan hukum, menjalankan kuasa, mewakili, mendampingi, membela dan melakukan tindakan hukum lain untuk kepentingan hukum klien.

Sebelum berlakunya UU Advokat, pengertian advokat adalah seseorang yang memiliki profesi untuk memberikan jasa hukum kepada orang di dalam pengadilan atau seseorang yang mempunyai ijin praktek beracara di pengadilan di seluruh wilayah Negara Republik Indonesia.

Pengacara Biasa adalah seseorang yang memiliki profesi untuk memberikan jasa hukum di dalam pengadilan di lingkup wilayah yang sesuai dengan ijin praktek beracara yang dimilikinya.

Penasehat hukum dapat diartikan sebagai orang yang bertindak dalam memberikan nasehat nasehat atau pendapat hukum terhadap suatu tindakan ataupun perbuatan hukum yang akan dan yang telah dilakukan oleh kliennya.(non litigation).

Sedang konsultan hukum adalah yang berspesialisasi dalam hukum korporasi dalam menjalankan praktek profesinya berdasarkan surat ijin usaha yang khusus yang diberikan oleh yang berwenang tidak dimuka pengadilan

Dan berdasarkan Pasal 32 UU Advokat dinyatakan bahwa advokat,penasihat hukum,pengacara praktek dan konsultan hukum yang telah diangkat pada saat UU Advokat mulai berlaku dinyatakan sebagai Advokat sebagaimana diatur dalam UU Advookat.

Sehingga setelah diberlaku kannya UU Advokat,maka tidak lagi dikenal istilah pengacara biasa (pengacara praktek).Dan dalam UU Advokat dinyatakan bahwa Advokat adalah penegak hukum yang memiliki kedudukan setara dengan penegak hukum lainnya (polisi, jaksa, hakim). (hukumonline/BR1/c)

T#gs
LebaranDPRDTebing
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments