Kamis, 21 Nov 2019
  • Home
  • Hukum
  • Merasa Tidak Dihargai, Suami Patahkan Jari Istri di Simalungun

Merasa Tidak Dihargai, Suami Patahkan Jari Istri di Simalungun

Kamis, 16 Januari 2014 18:48 WIB
Net
Ilustrasi polisi
Simalungun (SIB) - Seorang suami tega mematahkan jari istrinya karena merasa tidak dihargai dan dilaporkan ke Polres Simalungun terkait kasus kekerasan dalam rumahtangga (KDRT).

Menurut keterangan Meilani Br Situmorang (22) dalam laporannya selaku korban di Mapolres Simalungun, Jumat (16/1) menyebutkan, tindak kekerasan tersebut dialaminya pada Minggu 12 Januari 2014 sekira pukul 23.00 WIB di Huta Bosar Taruan Desa Bosar Bayu Kecamatan Huta Bayu Raja, Simalungun.

Saat itu suaminya Meilani berinisial EY (30) marah-marah karena merasa tidak dihargai oleh sang istri. EY kemudian menganiaya Meilani hingga mengalami luka-luka pada wajah, kepala dan pinggangnya. Tidak sampai di situ, EY mematahkan jari kelingking tangan kiri istrinya itu.

Tidak terima diperlakukan seperti itu, Meilani Br Situmorang melaporkan suaminya ke Polres Simalungun bernomor LP/06/I/2014. Kasubag Humas AKP M Syafii, membenarkan adanya laporan tersebut.(C6)
 
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments