Senin, 16 Sep 2019
  • Home
  • Hukum
  • Lemahnya Demorkasi Indonesia Buat Ketidakpastian Hukum

Lemahnya Demorkasi Indonesia Buat Ketidakpastian Hukum

Jumat, 10 Januari 2014 09:33 WIB
SIB/Antara
Ilustrasi
Jakarta (SIB)- Lemahnya demokrasi di Indonesia mengakibatkan tiadanya kepastian hukum yang muaranya menyebabkan pertumbuhan ekonomi menjadi terhambat.

"Kenapa Indonesia tidak bisa menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi? Itu harga yang harus dibayar atas demokrasi yang tidak berhasil," kata Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Sofjan Wanandi dalam acara Refleksi 15 Tahun Kinerja Demokrasi Indonesia, di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, sistem demokrasi yang dianut oleh Indonesia mengakibatkan terjadinya ketidakpastian hukum. "Undang-undang, kebijakan di Indonesia bisa tumpang tindih, bertentangan," katanya.

Tidak adanya kepastian hukum, menurut dia, membuat Indonesia terhambat untuk mencapai sistem demokrasi yang ideal.

Demokrasi yang kebablasan ini, dikatakannya, membuat banyak investor asing akhirnya enggan menanam modal di Indonesia. "Mereka (investor) puji-puji Indonesia sebagai negara demokrasi nomor satu tapi mereka malah berinvestasi di China," katanya.

Terlebih, menurut dia, investasi dalam bidang infrastruktur sangat membutuhkan kepastian hukum karena rentang waktu investasinya yang tergolong lama.
"Bagaimana bisa para investor percaya menyimpan uang besar-besaran kalau tidak ada kepastian hukum?" katanya. (Ant)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments