Rabu, 23 Sep 2020
  • Home
  • Hukum
  • Derman Nababan SH MH, Mantan Satpam dan Cleaning Service Jadi Wakil Ketua PN Kelas I Subang

Derman Nababan SH MH, Mantan Satpam dan Cleaning Service Jadi Wakil Ketua PN Kelas I Subang

redaksi Selasa, 12 November 2019 22:56 WIB
Foto SIB/Dok
DILANTIK : Ketua Pengadilan Negeri Kelas I B Subang R Hendral SH MH melantik Derman P Nababan SH MH menjadi Wakil Ketua PN, Jumat (8/11). (Foto SIB/Dok)
Subang (SIB)
Ketua Pengadilan Negeri Subang R Hendral SH MH melantik dan mengambil sumpah jabatan Derman P Nababan SH MH menjadi Wakil Ketua Pengadilan Negeri Subang Kelas I B, di aula PN Subang, Jumat (8/11) lalu. Dalam sambutannya R Hendral meyakini Derman akan melengkapi kepemimpinan PN Subang, khususnya sebagai Koordinator Pengawasan.

"Dengan dilantiknya sudara Derman, maka PN Subang akan semakin maju dalam mewujudkan peradilan yang modern berbasis teknologi informasi, khususnya dalam mengaplikasikan e-cort," ujarnya.

Ditambahkannya, sejak Januari 2020, PN Subang wajib mengimplementasikan e-litigasi, sebagaimana kebijakan Ketua Mahkamah Agung RI. Karena itu peran Derman Nababan sebagai Wakil Ketua PN sangat strategis dalam membantu Ketua PN.

Sementara itu, dalam acara ramah-tamah, Derman mengatakan sejak kecil tidak pernah terpikir menjadi hakim apalagi menjadi pimpinan pengadilan. "Ketika masuk SMA saya memilih jurusan IPA (A.1) pada tahun 1988 di SMA Negeri Siborongborong, dengan harapan bisa menjadi Sarjana Pertanian, mengingat orangtua saya sebagai petani kecil," katanya.

Namun dia tidak diterima di perguruan tinggi negeri. "Atas dorongan orangtua, saya juga pernah mengikuti seleksi Calon Tamtama PK TNI AD di Padang Sumatera Barat, namun masih pada test kesehatan sudah dinyatakan gagal," kenang Derman. Suami dari Rumata Rosininta Sianya, jaksa pada Kejaksaan Negeri Jakarta Barat tersebut menjelaskan, sempat dua kali mengikuti test PNS di Departemen Kehakiman Sumatera Utara dan CPNS di Kodam I/BB Medan, namun keberuntungan belum berpihak kepadanya.
Terakhir pada tahun 1993 Derman diterima menjadi CPNS Golongan I B, di PTUN Medan, sebagai tenaga Satpam dan Cleaning Service.

Mantan Ketua GAMKI Medan ini mengakui, menjadi satpam dan cleaning service terlalu berat. Atas dorongan Dr Lintong O Siahaan SH MH, Ketua PTUN Medan waktu itu, Derman mendaftar kuliah "Mahusor" (mahasiswa hukum sore) di salah satu PTS di Medan.
Lulus kuliah, tahun 1999 dia diterima jadi calon hakim. Bulan Januari 2002 dilantik menjadi Hakim di PN Padang Sidimpuan. Bulan April 2007 dipindah tugas ke PN Tarutung. Bulan Juli 2010 dipindah tugas ke PN Jepara. Bulan Juli 2012 dipindah tugas ke PN Lubuk Pakam. Bulan Agustus 2015 promosi menjadi Wakil Ketua di PN Balige, dan tanggal 25 Nopember 2016 sampai Oktober 2019 menjadi Ketua PN Muara Bulian di Provinsi Jambi.

"Saya berterima kasih kepada Tuhan, kepada kedua orangtua, walaupun sebagai petani kecil, selalu berjuang buat kami anak-anakmu. Kepada mertua, khususnya kepada istri dan kedua anakku yang mendukung dan menyemangati saya setiap hari. Juga terima kasih kepada pimpinan Mahkamah Agung yang memberi kepercayaan atas promosi jabatan ini, dan kepada Ketua PN Subang," ujar Derman ayah Tifany Saulina Nababan, mahasiswa Teknik Elektro ITB, mengakhiri sambutannya.

Sebagai hakim, Derman telah mengantongi Sertifikat Mediator, Sertifikat Hakim Anak dan Sertifikat Hakim Lingkungan Hidup. Ketika bertugas PN Lubuk Pakam menjadi hakim, anggota, Derman pernah memvonis seumur hidup 4 (empat) orang kurir 4,2 ton ganja, yaitu Muhajir, Fadli Fauzi, Mursyal dan Zulkifli (4 Agustus 2015), hukuman 20 tahun penjara bagi terdakwa Retno Ardiansyah Alias Retno (24 April 2015) karena melakukan pembunuhan terhadap korban Ali Sajiman Alias Jono terkait masalah sabu-sabu, hukuman 20 tahun terhadap Santi Magdalena Manurung (28 Agustus 2013) karena melakukan penculikan dan pembunuhan Anak balita Shelo Alviano Nababan.

Di PN Balige Derman menjadi Hakim Ketua yang menjatuhkan vonis 20 tahun penjara kepada Dusun Simanullang (Selasa 2 Februari 2016) karena membunuh pasutri yang sudah lanjut usia (masih pamannya), dan juga sebagai Ketua Majelis yang membebaskan aktivis lingkungan Hidup dan Tanah Adat di Sumatera Utara, Sanmas Sitorus (25 Januari 2016), perkara yang cukup mendapat perhatian publik pada waktu itu, karena Sanmas berhadapan dengan PT Toba Pulp Lestari (Tbk). Di PN Muara Bulian Derman juga menjadi Hakim Ketua yang memvonis penjara seumur hidup Terosman Alias Mansur yang melakukan pembunuhan sadis disertai aksi kanibal terhadap majikannya, Dasrullah, pengusaha sawit. (Rel/M10/f)




T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments