Sabtu, 08 Agu 2020
  • Home
  • Hiburan
  • Wak Uteh Group Menggeliat di Genre Ronggeng Dangdut Pesisir

Wak Uteh Group Menggeliat di Genre Ronggeng Dangdut Pesisir

redaksisib Rabu, 15 Januari 2020 19:09 WIB
SIB/Dok
Tanjungbalai (SIB)
Wak Uteh Group masih mempertahankan ciri khasnya tapi disesuaikan mengikuti tren dewasa ini. "Genre selama ini ronggeng dangdut pesisir. Tetapi, Wak Uteh Group harus merangkul penggemar muda," jelas pimpinan Wak Uteh Group Djalaut Hutabarat di Tanjungbalai, Selasa (14/1), sepulang tur konser.

Bersamaan safari pertunjukan, grup tersebut merilis album 'Bol' bergenre goyang. Dalam pertunjukan, nada yang dibawakan lebih ngebeat dengan penampilan Syafii, Saini, Caca, Yuni dan Zuna dan Anisa yang pada KDI 2019 masuk dalam 6 besar.

Pria yang populer dengan nama Wak Uteh itu menjelaskan, setiap masa memiliki cerita dan diangkat dalam lagu. "Seniman melukis sejarah dengan syair tapi Wak Uteh Group tetap ingin menghibur publik," tulis pria peraih penghargaan budaya dari Pemerintah Republik Indonesia tersebut.

Lagu dalam album baru tersebut beragam. Contohnya lagu 'Nenek-nenek Naik Daun' yang satire. Meski penuh sindiran tapi dibawakan dalam formula kocak hingga menguncang gelak tanpa meninggalkan sakit hati. Yang lainnya adalah 'Pantang Tak Top'.

Dari judulnya sudah dapat ditebak makna dari dendangan tersebut. Yang unik adalah 'Tampil Beda', satire penuh gambaran kekinian.
Mengenai cap yang dilabelkan penggemarnya bahwa Wak Uteh Group identik dengan hiburan di wilayah pesisir, Djalaut Hutabarat mengatakan alur pikir dan kreativitasnya mengalir begitu saja.

Album 'Bol' menandai karya yang dibukukan ke-40. Mayoritas dalam albumnya berisi ciptaannya selama lebih dari 20 tahun mengabdi di industri kreatif Indonesia. Di antaranya sejumlah lagi abadi seperti 'Angin Koncang' yang digemari pendengar lintas usia. (T/R9/d)


T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments