Jumat, 18 Okt 2019
  • Home
  • Hiburan
  • Wak Uteh Group Masih Meraja di Genre Melayu dan Pesisir

Wak Uteh Group Masih Meraja di Genre Melayu dan Pesisir

Kamis, 23 Januari 2014 13:41 WIB
Sebagian personel Wak Uteh Group
Tanjungbalai (SIB)- Musik etnik tetap punya prospek yang cerah, minimal dari  sisi kreativitas Wak Uteh Group. Grup musik yang dikenal dngan kekocakan syair dan dinamisnya melodi itu maih merajai di genre pop Melayu dan lagu berirama pesisir.

Tahun 2013, Wak Uteh Group masih tercatat sebagai kelompok yang punya jadwal manggung terpadat. “Alhamdullilah, yo... Ini Wak Uteh Group hendak merilis album. Dua album sekaligus,” cerita Wak Uteh, usai menghibur ribuan massa dalam peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-264 Langkat, Sabtu, (19/1), yang berlangsung meriah.

Dari Tanjungbalai, sesuai email yang disampaikan manajemen Wak Uteh Group, grup yang beranggotakan para penyanyi dangdut antarusia itu mengisi ceruk pasar etnik dengan album  Goyang Suka-suka dengan lagu unggulan Jangan SMS dan album kedua Melayu dengan lagu unggulan Ikhlas dan Kembalilah Intan ciptaan Ratna Hasibuan.

Ada yang menggelitik dan berasa istimewa dari lagu Jangan SMS tersebut. Meski disampaikan dalam irama kocak namun ada satire yang mengolok sikap kebanyakan orang yang bersifat sirik. “Banyak orang senang melihat orang susah dan susah melihat orang senang. Itulah makna yang terkandung dalam lagu Jangan SMS itu yakni mengajak orang untuk berpikiran positif,” jelas Wak Uteh.

Sama seperti penampilan Wak Uteh Group yang membuat massa terpaku menyaksikan suguhannya, ketika menghibur publik di Alun-alun Amir Hamzah Stabat, Langkat massa diajak bergoyang oleh kelompok vokal yang menyuguhkan lagu-lagu kocak seperti lagu abadi grup pesisir Wak Uteh, termasuk Angin Koncang yang bercerita soal nelayan termasuk Ikan Asin Tahu Tempe. “Kami membawa penonton utuk terlibat langsung. Mau bernyanyi, berjoged bahkan ikut berpantun dengan melodi,” ujar Wak Uteh membuka kunci kelompoknya untuk tetap digemari publik tersebut. “Syairnya jangan ‘berat-berat’ tapi benar-benar menyentuh hati masyarakat dan dapat dicerna dengan mudah!”

Wak Uteh Grup telah menelurkan 25 album sejak terbentuk pada tahun 2000. Di awal muncul, mereka hanya beranggotakan empat orang namun kini telah menjadi tujuh orang, yakni Safii, Saini, Chaca, Lina, Yuni, Nela dan sang vokalis Wak Uteh.

Keunikan lainnya dari grup ini, bila mendekat pesta demokrasi, agendanya makin padat. Istimewanya, semua partai politik mengundangnya. “Wak Uteh Group ini nonpartisan. Kerjanya kerja profesional menghibur massa,” uajrnya sambil mengatakan untuk agenda hingga April sudah terjadwal yakni diundang keliling untuk menghibur publik bersama sejumlah tokoh dalam kaitan menjelang Pemilu 9 April 2014. (rel/r9/w)

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments