Rabu, 23 Okt 2019
  • Home
  • Hiburan
  • Trisa Santi Bawa Penonton "Terbang ke Bulan" di NSJF

Trisa Santi Bawa Penonton "Terbang ke Bulan" di NSJF

admin Selasa, 08 Oktober 2019 15:35 WIB
SIB/Oki Lenore
Kolaborasi: Trisa Santi Sabrar Fadilah berkolaborasi dengan Erucakra Mahaberu dan Bryan di North Sumatera Jazz Festival 2019 di Mahogany Grand Ballroom, Hotel Grand Aston Medan, Minggu - Senin (6-7/10).
Medan (SIB) -North Sumatera Jazz Festival 2019 di Mahogany Grand Ballroom, Hotel Grand Aston Medan, Minggu-Senin (6-7/10) menampilkan warna dan kejutan baru. Artis penampil semakin berwarna. Sebutlah Sanne Rambags.

Jazzer muda dari Belanda itu menampilkan pure jazz. Perempuan yang memenangi Edison Jazz World Award itu bermain dengan vokalnya. Kolaborasinya dengan gitaris Bram Stadhouders dan pemain perkusi Joost Lijbaart memukau publik. "Jazz 'berat' tapi memikat," komentar fotografer global Petrus Loo Aisawan yang datang bersama Karnadi Lim dari Methodist Tanjungmorawa.

Meski berjudul jazz, tapi ada upaya mengudak kenangan pada suasana Indonesia tempoe doeloe lewat lagu 'Tudung Periuk' dan 'Bengawan Solo' di awal kegiatan. Yang memesona publik ketika Dra Trisa Santi didaulat naik.

Presenter semula menduga, Ketua Persit KCK PD I/BB itu bakal bernyanyi. "Tapi, yeah saya menyaksikan speachless," ujar pembawa acara yang juga jazzer tersebut.

Istri Pangdam I/BB Mayjen TNI M Sabrar Fadilah itu mengalunkan 'What a Wonderfull World' yang pertama kali dipopuler Lous Amstrong tahun 1967. Lagu tersebut disudahi dengan aplaus panjang termasuk dari vokalis dan gitaris Erucakra Mahameru yang berada di pentas.

Belum selesai tepuk riuh penonton, Trisa Santi membawakan 'Fly Me To The Moon'. Lagu yang pertama kali dipopulerkan Frank Sinatra tersebut dibawakan dalam versi Nat King Cole. "Menikmatinya, seperti dibawa terbang. Luar biasa," komentar Rismaria Hutabarat yang bersisian dengan tenoris Ksatriya Sipayung serta rombongan dari Dinas Pariwisata Sumut dipimpin Dr Ria Telambanua.

Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Sumut Ria Telaumbanua mengapresiasi pesta musik dimaksud. "Sumut sudah punya agenda pergelaran musik yang banyak. Kiranya program menggaet wisatawan, dalam dan manca negara lebih cepat terealisir dengan ragam festival," tambah mantan Dirut RSUD Dr Djasamen Saragih tersebut.

Saksofon Bryan yang tampil sepentas dengan Trisa pun dibuat takjub. "Kami tidak pernah latihan. Ibu itu pun otodidak, tapi luar biasa," ujarnya.

Mayjen TNI M Sabrar Fadilah mengapresiasi kegiatan yang jarang diadakan di Medan. Sebagai penikmat jazz, jenderal bintang dua itu memuji WEM rutin mengadakan pesta musik jazz. "Selain berkelas memberi pilihan paRa festival musik," ujarnya didampingi Arsa Dona dan Fitri Noya yang menggelar pesta musik tersebut.

Kadis Pariwisata Kota Medan, Agus Suriono mengatakan, Pemko Medan sangat mendukung penuh NSJF 2019. "Kota Medan sebagai kiblat musik rock kini juga dapat menyuguhkan jazz terbaik di Tanah Air di luar Pulau Jawa. NSJF sudah masuk dalam kalender iven," tutupnya. (R9/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments