Rabu, 03 Jun 2020
PDIPSergai Lebaran
  • Home
  • Hiburan
  • Telaahan Luisa Turnip pada Film ‘The Judge’ hingga Novel 'Titik Dalam Kurung'

Telaahan Luisa Turnip pada Film ‘The Judge’ hingga Novel 'Titik Dalam Kurung'

redaksisib Sabtu, 23 Mei 2020 12:20 WIB

Luisa Oktaviana Turnip

Medan (SIB)
Luisa Oktaviana Turnip diterima di fakultas hukum di universitas terkemuka di Tanah Air. Bercita-cita ingin menjadi abdi hukum bukan karena terinspirasi ibunya, Conny Sagala yang Kepala Kejaksaan Negeri di Jambi tapi siswi SMA St Thomas 1 Medan itu terinspirasi dari kondisi di masyarakat. “Hukum masih berjarak tak sama antara satu dengan warga negara yang lain,” tulisnya di pesan singkat, Selasa (19/5).

Selain mendapatkan kondisi di lapangan, Luisa menemui ketimpangan soal hukum dari sejumlah kisah nyata yang diangkat ke novel atau ke film. Seperti dalam film ‘The Judge’ yang diangkat menjadi film produksi Hollywood atau novel 'Titik Dalam Kurung' yang mengetengahkan tragedi kriminalisasi jaksa senior Chuck Suryosumpeno. “Artinya, tidak di lingkungan kita, tidak juga di negeri adidaya, hukum masih berjarak tidak sama dengan warga negaranya,” ujar boru dari Ketua Gapbkin Sumut Ir Mandalasah Turnip tersebut.

‘The Judge’ dibesut David Dobkin diproduksi 2014 dibintangi Robert Downey Jr, Robert Duvall, Vera Farmiga, Vincent D'Onofrio, Jeremy Strong, Dax Shepard dan Billy Bob Thornton. Film yang dirilis di Hollywood pada 10 Oktober 2014 masuk dalam kategori terbaik untuk Oscar.

Di Tanah Air, tragedi kriminalisasi jaksa senior yang dinovelkan Agus Dwi Prasetyo dengan judul 'Titik Dalam Kurung' diapresiasi pakar hukum pidana dan menjadi ‘pegangan’ mahasiswa hukum serta advokat. “Ngeri sih... seorang idealis seperti di novel 'Titik Dalam Karung' dihadapkan dengan kesewenangan. Dengan kenyataan itu diharapkan ada reformasi kultural dan struktural demi keadilan serta hati nurani,” harap Luisa.

Sesuai studi akademisnya, ‘Titik Dalam Kurung’ dapat terjadi di negara berkembang atau di negara yang nilai-nilai kemanusiaannya belum maksimal hingga terjadi pelanggaran HAM. “Memang memperjuangkan keadilan bukan persoalan gampang,” papar Luisa.

Selain dua kasus yang menjadi telaahannya, sejumlah bacaan Luisa menginspirasinya untuk terjun mendalami hukum. “Novel ‘5Cm’, “A Walk To Remember’ plus ‘Negeri 5 Menara’ menjadi favorit karena menghadirkan nuansa berbeda,” tulisnya.

‘A Walk to Remember’ adalah film drama romantis disutradarai Adam Shankman diproduseri Denise DiNovi dan Hunt Lowry dari Warner Bros serta dirilis 2012.

***
Sebelum diterima di universitas terkemuka di Pulau Jawa, Luisa lulus di institusi lain. Ketika harus mendaftar ulang, kendala datang di mana penerbangan tiba-tiba batal hingga membuatnya mengundurkan diri. “Waktu itu awal pandemi Covid-19 dan tidak tahu cara hidup berdamai dengan virus corona. Tapi memang rencana-Nya tetap yang terbaik. Gagal mendaftar, diberi berkat di tempat lain. Muzijat itu nyata,” tutupnya. (R10/p)
T#gs Luisa Oktaviana TurnipfilmhiburanMedannovel
LebaranDPRDTebing
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments