Jumat, 06 Des 2019
  • Home
  • Hiburan
  • Tari Si Pitu Sawan di Final Miss Indonesia, Oliv Panggabean Lanjutkan Puasa Paskah

Tari Si Pitu Sawan di Final Miss Indonesia, Oliv Panggabean Lanjutkan Puasa Paskah

Sabtu, 22 April 2017 14:03 WIB
SIB/Dok
BUSANA ULOS: Satu gaya Miss Indonesia Sumut 2017 Friska Olivia Panggabean dalam balutan ulos dan bersama orangtuanya Drs Jhonson Panggabean serta Ketua Peradi Sumut Mr Banuara Sianipar SH MM CPR.
Jakarta (SIB) -Malam ini, Sabtu (22/4), Miss Indonesia Sumut Friska Olivia Panggabean melangkah ke grandfinal Miss Indonesia 2017 di Jakarta. Sejumlah persiapan dilakukan mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Sumatera Utara tersebut. Satu di antara aktivitasnya, Oliv - demikian putri pasangan Drs Jhonson Panggabean - Farida Br Pangaribuan itu - disapa dekat adalah berpuasa.

Ketika merayakan Tri Hari Suci, Oliv berpuasa Paskah. Saat hendak menampilkan talenta bidang tari, ia terus berpuasa. Soalnya, tari yang dibawakan adalah sakral, berjudul Si Pitu Sawan. "Oliv harus puasa. Memang fisik lemah tapi psikis semakin kuat sebab melakonkan Si Pitu Sawan harus fokus," ujarnya dari jejaring sosial.

Uji talenta tersebut dimaksudkan mengumpulkan poin lebih banyak dalam akumulasi di grandfinal. "Oliv pun minta dukungan dari SMS. Caranya, ketik MI (spasi) SUMUT kirim ke 95151," tulisnya.

Oliv kini masih di Karantina Miss Indonesia 2017. Dalam penggojlokan itu, seluruh finalis tidak diizinkan berkomunikasi dengan dunia luar. Bahkan dengan manajemen artisnya, Budiman Sanjaya dari Boesa Management Artis Medan, tidak bisa leluasa berkonsultasi. "Oliv fokus pada pendadaran. Bila ada waktu luang, Oliv berdoa. Oliv merasakan kekuatan doa, dari seluruh warga Sumut, khususnya dari orang-orang tercinta," ujarnya sambil menyebut  orangtuanya, Ketua Peradi Sumut Mr Banuara Sianipar SH MM CPR, seluruh Keluarga Besar YPK Methodist 1 Medan, sejumlah LSM seperti Om Vito, seluruh keluarga besar Panggabean dan Pangaribuan. "Semua warga Sumut, Oliv berharap!"

Selain mengisi diri dalam dunia kecantikan, kepribadian, Oliv tetap olahraga fisik mulai dari berenang, karate. Sebelum berangkat membawa nama harum Sumut, Oliv berlatih karate private dari Jhon Sipayung di UKM Taekwondo USU.

Cewek kelahiran Medan 12 Juli 1998 itu memang menekuni renang dan karate sejak kecil. Itulah sebabnya membuat penampilannya sedikit tomboy. Prestasi di dunia renang dan karate ditandai dengan memenangi sejumlah kejuaraan. Ketika menimba ilmu di YPK Methodist 1 Medan, Oliv mulai tertarik dengan dunia fashion.

Oliv bahkan pernah masuk dalam 10 besar Putri Indonesia Sumut. Prestasi terakhir adalah menjadi pemenang dalam Miss Indonesia - Sumut yang mengalahkan lebih 125 perempuan hingga berhak membawa Sumut ke tingkat nasional.

Sebelum ke Jakarta pada 8 April, Oliv masih mengurusi anak-anak di pinggir Sungai Deli Medan. Oliv mempunyai kawan-kawan hatinya di bantaran sungai tersebut. "Oliv tak mau anak-anak, atau adik-adik di bantaran Sungai Deli Medan terbawa dalam kehidupan bebas, seperti Narkoba. Merokok saja, janganlah," harapnya.

Itulah sebabnya, bila ada kesempatan waktu sedikit saja, Oliv mengedukasi Komunitas Laskar Bocah Sungai Deli. "Ada kisaran 50-an anak dan remaja binaan di sana. Jika ada kesempatan dan rezeki, bersama Om Vito, Oliv tamasya dengan anggota Komunitas Laskar Bocah Sungai Deli ke sejumlah tempat seperti ke Taman Edukasi Avros," ujarnya.

Sambil berwisata, Oliv mengajari anak-anak untuk peduli dengan kualitas. Di tempat itulah tiap pekan Oliv dan anak-anak berolahraga air, latihan kerajinan tangan seperti membuat ukiran dari tanah liat. "Senang dan menginspirasi ketika bergabung dengan adik-adik tersebut!," katanya.

Untuk mengisi kualitas dan kepribadian, Oliv belajar otodidak dari sejumlah perempuan inspirator dunia seperti Merry Riana inspirasi dan Hillary Clinton. "Di buku A Gift From Afriend bagaimana seorang Merry Riana menaklukkan tantangan hidup di tengah masyarakat internasional," ujarnya sambil menjelaskan hal serupa dengan Hillary Clinton yang mampu mengubah pandangan dan pemikiran dunia para perempuan.

Belajar dengan menggali sendiri motivasi menjadi kekuatan. Bersamaan dengan itu, menghibur diri dengan mendengar suara Adele. "Lirik lagu Adele itu mampu membangkitkan semangat untuk berbuat kebaikan pada sesama," tutup Oliv.

Nobar Beri Dukungan
Grandfinal Miss Indonesia 2017  yang disiarkan langsung RCTI pada Sabtu (22/4) dimaksimalkan oleh Banuara Sianipar untuk nonton bareng (nobar) dan memberi dukungan.

Hari ini, Ikatan Alumni SMPN 7 (Ikasjuh) - sekarang SMPN 8 - mengadakan ragam kegiatan sosial, dimulai dengan donor darah massal dipusatkan di Jalan Air Bersih 138 Medan dengan ketua panitia Bernikke Doloksaribu alumni 1984. "Kami nobar dan memberi dukungan. Caranya, ketik MI (spasi) SUMUT kirim ke 95151," ujar penasihat Ikasjuh tersebut didampingi Ketua Ikasjuh Tumpak Siahaan, Wakil Ketua Lindung Sitorus, Sekretaris Irda Yuslaini, Wakil Morina Pakpahan dan Bendahara Delfi Andriani serta  Ketua Panitia Out-bond Ikasjuh Shinta Panjaitan. (rel/r10/f)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments