Jumat, 20 Sep 2019
  • Home
  • Hiburan
  • Susi Sinaga Fashion Show Etnik untuk Ajak Masyarakat Jaga Warisan Leluhur

Susi Sinaga Fashion Show Etnik untuk Ajak Masyarakat Jaga Warisan Leluhur

admin Sabtu, 06 April 2019 19:23 WIB
SIB/Dok
ADI BUSANA: Susi Merry Junita Sinaga dalam balutan adibusana berbahan ulos di kompleks rumah-rumah adat Karo bersama Pastor Karolus Sembiring - Erika Febriani - Elly Gratia Munthe.
Dairi (SIB) -Susi Merry Junita Sinaga menggelar fashion show berbahan ulos. Cara itu dimaksudkannya mendukung industri kreatif warisan leluhur. Gaun berbahan ulos yang menjadi adibusana tak hanya diparadekan di mancanegara tapi langsung dibawanya ke bona pasogit, ke Tanah Karo, Dairi hingga Pakpak Bharat. "Biar para partonun ulos tersemangati. Bahwa warisan leluhur orang Batak, memberi kekuatan sempurna. Mulai dari melestarikan hingga menambah kekuatan finansial," ujarnya.

Dalam sejumlah iven nasional hingga internasional, kader Partai Golkar yang bersuamikan pejabat di BPN M Manulang SH MH itu tetap membawa ulos. Warisan leluhur itu dikenakan sebagai benda sakral sekaligus mendukung industri kreatif. "Jika dalam kegiatan adat, ulos itu sakral tapi ketika dirancang bangun menjadi gaun, maka nilainya lebih dari sekadar pelengkap fashion," jelas pengurus Iwapi Sumut tersebut.

Tatkala berkeliling Dairi dan Pakpak Bharat, Tanah Karo, ide-ide kreatifnya mengalir. Bahkan ketika berada di kompleks rumah adat Karo, bersama Pastor Karolus Sembiring - Erika Febriani - Elly Gratia Munthe menunjukkan pada masyarakat bahwa industri kreatif adalah sesuatu hal terkait kearifan lokal yang dimaksimalkan menjadi kekuatan dan dapat berdampak pada penguatan ekonomi. "Ulos atau uis di Karo kan kerap digunakan untuk acara tertentu. Setelah beroleh sentuhan modern, bisa lebih maksimal," jelasnya.

Di daerah bukit di Toba dan Dairi, tumbuh tanaman khas andaliman yang menjadi tanaman obat. Rasa spesifik di buah itu diolahlah menjadi makanan khas seperti sambal andaliman, sasagun andalaiman dan bumbu masak andaliman Toba menjadi produk yang diincar pengunjung, baik dalam maupun luar negeri. Sama halnya dengan Dairi dengan kopinya yang populer hingga manca negara.
Dari tetumbuhan di daerah sejuk tersebut ada bahan kain ulos terbuat dari benang rami yang pada umumnya mengandung tiga warna utama yakni hitam, putih dan merah dengan makna tertentu. Adapun warna lain merupakan lambang dari variasi kehidupan. "Bahan-bahan tersebut dapat diolah hingga berkekuatan ekonomi," sebutnya.

Disebabkan Susi bergerak di dunia fashion, maka arah pembinaan publik mengenai sandang. "Busana berbahan ulos tenun bernilai filosofis tinggi serta ekonomis tinggi," tegasnya. (R10/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments