Minggu, 20 Okt 2019

Rospita Lubis Lantunkan Lagu Etnik Religi

bantors Sabtu, 12 Oktober 2019 15:53 WIB
SIB/Dok
LAGU RELIGI ETNIK : Rospita Lubis bersama eksekutif Kemenagsu Rosmina Batubara dan eksekutif Kemenag Tobasa Risma Berutu di Rumah Barbie Lubis di Pasar II Padangbulan, Medan, Jumat (11/10).
Medan (SIB) -Rospita Lubis melantunkan lagu etnik religi. Kidung tersebut menjadi familiar di telinga loffowersnya, khususnya pengguna media sosial FB Barbie Lubis. "Tondi-tondi Bouna dari Sabang sampai Merauke. Bouna ingin bernyanyi. Sudah dekat dengan Natal, harus tetap berpegang padaNya," sapanya dari Rumah Barbie Lubis via online di kanal media sosial dengan pengikut berjubel tersebut.

Pada Jumat (11/10), sejumlah perempuan fashionable dari sejumlah kota mengunjungi Rumah Barbie Lubis di Pasar II Padangbulan. Di sana ada eksekutif dari Kemenagsu Rosmina Batubara dan eksekutif Kemenag Tobasa Risma Berutu.

Ketika perempuan penggiat fashion dan fashionable itu bertukas pengetahuan mengenai sandang dan apa yang menjadi trend pada Desember - Januari 2020. Rospita Lubis memrediksi, tren masih belum beranjak dari bling-bling tapi kesannya glamour eksklusif.

Perempuan kelahiran Siborongborong, 28 Oktober 1969 putri pasangan Ny Maria Sihombing - Aris Lubis menunjuk sejumlah koleksi Rumah Barbie Lubis yang impor.

Rehat soal fashion, Rospita Lubis kembali bernyanyi. Sejumlah lagu etnik dibawakan perempuan peraih gelar Penyanyi Terbaik Bona Pasogit saat masih menyandang status pelajar tersebut. "Bou hanya menjalankan arahanNya. Semua karena Dia," jelas istri dari Jhoni Bangun tersebut. "Jika selama ini Tondi-tondi Bouna fashionable, sekarang terhibur," ceritanya.

Lagu tersebut mengingatkannya ketika masih remaja. Oleh orangtuanya ia diwajibkan sekolah tapi juga ikut membantu usaha berjualan di pusat keramaian. "Bou ini cuma parengge-rengge tapi diberkatiNya," ceritanya.

Kanal lini busana online Rumah Barbie Lubis pun dipenuh komentar netizen dan dibalas dengan candaan khasnya. (T/R9/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments