Rabu, 21 Agu 2019
  • Home
  • Hiburan
  • Roger Danuarta dan Cut Meryska Bintangi Film Kisah Nyata Orang Medan

Roger Danuarta dan Cut Meryska Bintangi Film Kisah Nyata Orang Medan

admin Sabtu, 08 Juni 2019 15:40 WIB
SIB/Dok
EKSPLOR MEDAN: Eksekutif Produser AAI Jaymes Riyanto, Senin (3/6), didampingi penulis naskah AAI Yunita Saragi, bercerita soal film yang mengeksplor keindahan Medan.
Medan (SIB) -'Ajari Aku Islam' (AAI) yang dibintangi Roger Danuarta dan Cut Meryska selesai syuting di Medan. Agenda tayangnya di biskop pada September 2019. Film religi yang diproduksi Jaymes Riyanto tersebut merupakan kisah dua sejoli orang Medan, yang terhalang perbedaan suku dan agama. Mengentalkan warna ibu kota Sumut, film mengambil 50 persen lokasi di Medan.

Eksekutif Produser AAI Jaymes Riyanto, Senin (3/6) mengatakan, proses pembuatan film dimulai Oktober 2018 sedang dalam proses editing suara dan gambar yang diprediksi selesai Juli. "Bulan Juli ini kemungkinan kelar dan kemudian diajukan ke pihak bioskop. Harapan kita, Film AAI ini akan tayang di bioskop sekitar September 2019 dan ditargetkan akan meraih sekitar 4 juta penonton," paparnya.

Melalui AAI, lanjutnya, dirinya ingin mengeksplorasi Kota Medan di antaranya Masjid Raya Al-Mashun, Istana Maimun, Bundaran Majestik dan Kota Tua Kesawan. Selebihnya di Jakarta dan Tanggerang.

Film yang bercerita tentang lelaki Tionghoa yang menyukai gadis Melayu Muslim tersebut diharapkan dapat menginspirasi penonton bahwa perbedaan suku dan agama jangan dipandang negatif. Tetapi justru hal tersebut memberikan keunikan dalam keberagaman yang ada. "Saya ingin mengangkat citra Islam di dunia bukan dari sisi agamanya tetapi kehidupannya yang universal. Saya berharap, semua perbedaan, suku agama dan ras bisa dipersempit agar jangan ada lagi perpecahan ataupun ujaran kebencian," kata Jaymes.

Ia menambahkan, dipilihnya Roger Danuarta dan Cut Meryska karena mereka berdua adalah sosok yang tepat untuk memainkan film dimaksud. Karena memang keduanya mengalami hal tersebut.

Menurutnya, AAI adalah film religi tentang pemuda keturunan Tionghoa yang jatuh cinta dengan gadis Muslim. Roger Danuarta bertemu dengan Cut Meryska yang lembut dan keduanya saling mencintainya tetapi terhalang oleh suku, budaya dan agama.

Penulis naskah AAI Yunita Saragi mengatakan, pembuatan naskah memiliki tantangan tersendiri. Apalagi, proses naskah film diramu sebaik mungkin sehingga produksi bisa berjalan lancar. "Saya seorang novelis dan saya ditantang untuk membuat naskah yang mengangkat tentang perbedaan agama dan suku. Ini sangat riskan dan saya mengemasnya dengan hal yang ringan diramu dengan roman dua sejoli," jelasnya. (T/R9/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments