Sabtu, 07 Des 2019
  • Home
  • Hiburan
  • Roadshow di Medan, Sejumlah Seniman Indonesia Berbagi Ilmu kepada Seniman Muda

Roadshow di Medan, Sejumlah Seniman Indonesia Berbagi Ilmu kepada Seniman Muda

admin Rabu, 07 Agustus 2019 14:11 WIB
SIB/Dok
ROADSHOW : Para narasumber roadshow bincang kreatif seni pertunjukkan berbagi ilmu kepada seniman muda di Medan, Selasa (6/8).
Medan (SIB) -Program Ruang Kreatif: Seni Pertunjukan Indonesia yang digagas Garin Nugroho dan diselenggarakan Bakti Budaya Djarum Foundationbekerjasama dengan Garin Workshop kembali menyapa para seniman muda tanah air. Program yang telah berjalan 4 tahun ini akan dibuka dengan roadshow bincang kreatif seni pertunjukan yang mempertemukan pelaku seni pertunjukan ternama dan berpengalaman dengan seniman-seniman muda di berbagai daerah, yaitu Medan, Manado, Cirebon dan Banjarmasin.

Hal itu dikatakan Billy Gamaliel,Program Manager Bakti Budaya Djarum Foundation, didampingi sejumlah narasumber roadshow bincang kreatif seni pertunjukkan, Selasa (6/8), di Medan.

Ia mengatakan, program ini bertujuan mengedukasi masyarakat, khususnya pelaku seni agar mengetahui proses awal produksi hingga akhirnya sebuah karya bisa ditampilkan di atas panggung. Program ini juga diharapkan mendorong kreator muda yang tergabung dalam komunitas seni untuk mengasah kreativitasnya dan memperkuat sistem pengelolaan serta kolaborasi dalam seni pertunjukan.

"Dari tahun ke tahun, jumlah proposal yang masuk semakin bertambah dan kualitas produksi dan karya yang ditampilkan para peserta terpilih pun semakin membaik. Memasuki tahun ke-4 penyelenggaraannya, semoga semakin banyak para seniman muda yang berpartisipasi dalam program ini sehingga proses regenerasi di bidang seni pertunjukan Indonesia tetap berjalan,"kata Billy.

Billy menambahkan, program ini menghadirkan serangkaian kegiatan mulai roadshow bincang kreatif seni pertunjukan, seleksi art project development proposal, pitching forum, workshop, mentoring proses produksi seni pertunjukan. Setelah melalui seluruh proses ini, karya seni terpilih akan dipentaskan di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, pada Maret 2020.

Sementara menurut Garin Nugroho, pimpinan Garin Workshop, salah satu program unggulan ruang kreatif adalah seleksi proposal seni pertunjukan atau proposal art project development. Program ini membuka kesempatan bagi para seniman muda untuk mengirimkan ide dan konsep kreatif dalam bentuk proposal. Kompetisi proposal art project development dibuka sejak 6 Agustus - 6 Oktober 2019 dan dapat diunggah melalui websitewww.indonesiakaya.com/ruangkreatif. Selanjutnya, proposal yang masuk akan diseleksi dan yang terpilih berkesempatan mengikuti workshop dengan diwakili pimpinan produksi dan mendapatkan materi tentang penulisan ide, wawasan teknis, cara membuat dan mengomunikasikan sebuah proposal serta mengelola manajemen dalam sebuah produksi seni pertunjukan.

"Dari periode-periode sebelumnya, kami rata-rata menerima 300 proposal dari seluruh Indonesia yang menunjukkan pertumbuhan keberagaman karya dan meluasnya peserta dari provinsi hingga pelosok wilayah Indonesia. Program ini menjadi semacam peta bagi komunitas muda seni pertunjukan di Indonesia, tidak hanya proses mencipta namun juga jejaring maupun manajemen mengorganisasi, proses kreatif serta perluasan referensi," ujar Garin.

Roadshow bincang kreatif seni pertunjukan yang diadakan di empat kota tersebut, akan menggandeng seniman senior yang berbakat di bidangnya seperti Iswadi Pratama dari Teater Satu Lampung dan Ratna Riantiarno dari Teater Koma. Beberapa peserta terpilih di tahun-tahun sebelumnya pun turut hadir dalam roadshow kali ini, yaitu Riyo Tulus Fernando dari Malaydans Studio, Jasmine Okubo dari Kita Poleng, Bathara Saverigadi dari Bathara Dance Project, Meyda Bestari dari Flying Balloons Puppet.

Iswadi Pratama dari Teater Satu Lampung, mengatakan setiap pekerja seni sudah sangat mengerti kreativitas syarat wajib yang harus dimiliki untuk menghasilkan karya seni. Namun, untuk menampilkan hasil karya tersebut ke atas panggung tidak bisa dilakukan sendiri tapi juga membutuhkan manajemen produksi yang tepat dalam proses kreatifnya.

"Program ruang kreatif ini diharapkan dapat menjadi forum sharing, belajar, dan inspiratif bagi para komunitas seni dan seniman-seniman muda kreatif di Indonesia untuk mengembangkan keterampilan manajemen produksi serta melatih kemampuan berkomunikasi,"ujar Iswadi. (R17/rel/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments