Rabu, 23 Okt 2019
  • Home
  • Hiburan
  • Pulang dari Vietnam, PLOt P Siantar Diundang Isi Folklore Global di Steiermark Austria

Pulang dari Vietnam, PLOt P Siantar Diundang Isi Folklore Global di Steiermark Austria

admin Rabu, 09 Oktober 2019 15:09 WIB
SIB/Dok
PLOt DI VIETNAM: Direktur PLOt Tomson Parningotan Hutasoit bersama poster penampilan di Vietnam, latihan menjelang mengisi Folklore Global di Steiermark Austria.
Pematangsiantar (SIB) -Pusat Latihan Opera Batak (PLOt) Pematangsiantar sukses mementaskan "Ugamo Malim, Horja Bolon Naparpudi" karya Thompson Hs dan Sulaiman Juned di Hanoi National Theatre, Vietnam, 23 30 September 2019. Pulang dari pergelaran atas kerja sama Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang, Sumatra Barat tersebut, PLOt latihan untuk mengisi Folklore Global di Steiermark Austria.

Direktur PLOt Tomson Parningotan Hutasoit, Selasa (8/10), melalui pesan di jejaring sosial mengatakan, PLOt diundang berpartisipasi dengan membawa satu teks pertunjukan drama tari yang berjudul 'Upacara dan Kehidupan'. Teks dibuat berdasarkan rekaman karya almarhum Jefar Lumbagaol yang pernah diterbitkan Deutsche Welle, sebuah lembaga penyiaran Jerman pada tahun 1988. "Tampil di Steiermark Austria merupakan program Eropa Menari," sebutnya.

Bila hal tersebut dipenuhi, kegiatan adalah kali kesekian dari PLOt. Pentas pertama kali di Jerman pada 2013, kemudian 2015 dan 2018 dengan naskah Opera Batak "Perempuan Di Pinggir Danau" (disingkat PdPD) karya Lena Simanjuntak Mertes.

Pentas PLOt ke Jerman pada 2013 sekaligus menyemarakkan Batak Tag yang diisi workshop, bazaar makanan Indonesia dan Batak serta dengan seminar tentang Danau Toba yang diikuti pembicara dari UNESCO. Pertunjukan PdPD mengkampanyekan soal krisis air bersih di masa mendatang dengan latar belakang mitologi, geologi, dan ekologi sekitar Danau Toba.

Pentas PdPD 2015 di beberapa tempat di Jerman dilengkapi dengan promosi Danau Toba yang diusung sebagai geopark ke UNESCO. Naskah PdPD dengan versi bahasa Spanyol dan Perancis ditampilkan di kota Koeln, Jerman sekaligus dalam kesempatan penutupan acara Indonesiana.

Menyusul itu, Thompson Hs diundang Deutsch - Indonesische Gesellschaft (DIG/Lembaga Indonesia Jerman) dan mendapat beasiswa dari Koelner Gymnasial und Stiftungsfond Desember 2017 sampai Februari 2018. Sehingga uji coba pertunjukan versi bahasa Spanyol dan Perancis dapat dilaksanakan dengan kehadiran penerjemah Pilar Baumelster (Spanyol) dan Margarete Siebert (Perancis), juga kolabarosi dengan Suzanne Helmes (seniman Jerman-Spanyol).

Era 2017 2018, Thompson Hs yang didampingi istri, berkesempatan menyusuri kawasan Pegunungan Eifel di Jerman, daerah awal penggagas geopark di dunia dengan pusatnya di kota Daun, Jerman. Kunjungan ke kantor Vulkaneifel kota Daun dilakukan bersama Karl Mertes (Ketua DIG) dan Lena Simanjuntak Mertes untuk sekaligus berbincang-bincang dengan Dr Andreas Schueller, Direktur Pelaksana dan salah seorang dari asesor di UNESCO urusan geopark.

Sebelumnya mengunjungi Mendig yang dikenal dengan kota bawah tanahnya dan merupakan Pusat German Society of Volcanology. Hasil kunjungan ke pusat vulkanologi di kota Mendig, menerima Lena Simanjuntak Mertes dan PLOt menjadi anggota dan secara resmi diterima dengan nomor 600 232 pada 2018. "Dengan begitu, jaringan PLOt menjadi bertambah ke dunia setelah kemudian pada Agustus 2018 menerima undangan untuk hadir ke acara Folklore Global yang akan berlangsung di Steiermark Austria pada 12 16 Agustus 2020." jelasnya.

PLOt berkekuatan 17 personil tampil memenuhi undangan Komite Folklore Global. "Latihan sudah dilakukan di jeda penampilan di Vietnam, sebagai realisir kerja sama PLOt untuk tahun kedua dengan ISI Padangpanjang Sumatera Barat," tutupnya. (T/R9/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments