Kamis, 09 Jul 2020
  • Home
  • Hiburan
  • Personel Lansia - Umas Happy Happy Choir Berusia Minimal 64 Tahun

Personel Lansia - Umas Happy Happy Choir Berusia Minimal 64 Tahun

redaksi Selasa, 14 Januari 2020 20:26 WIB
Foto: SIB/Dok
Personel: Sebagain dari personel Lansia - Umas Happy Happy Choir bersama pimpinan Yayasan Muzizat Itu Nyata pimpinan Pdt Shengki Rahmadi STh, Pdm Krisman Saragih STh dan Pdt Hendro Simbolon MA MTh usai kebaktian di Gedung Sad Putra Persada Jalan Pancurbatu (depan RSU Dr Pringadi) Medan, Senin (13/1). Dalam kebaktian tiap Senin itu, para pemuji-Nya berusia minimal 64 tahun menghibur jemaat.
Medan (SIB)
Yayasan Muzizat Itu Nyata pimpinan Pdt Shengki Rahmadi STh rutin mengadakan ibadah khusus untuk individu berusila lanjut yang disebut sebagai usia emas (umas) tiap Senin di Gedung Sad Putra Persada Jalan Pancurbatu (depan RSU Dr Pringadi) Medan. Senin (13/1) dilayani Pdm Krisman Saragih STh dan Pdt Hendro Simbolon MA MTh. Beda dari biasanya, dalam kegiatan yang dihadiri sejumlah pengembala termasuk Pdt M Supit STh, tampil Lansia - Umas Happy Happy Choir.

Personel paduan suara yang dilatih Rosma Rajagukguk itu beranggotakan minimal berusia 64 tahun. Ada yang umurnya 79 tahun yakni Omp Andika Br Tampublon. Orangtua Pdt Nikson Panjaitan dari GKI Serdang itu di posisi alto. "Ukuran terberkati itu adalah di usia tua masih melayani-Nya. Kami adalah orang-orang yang diberkati dan terus berbagi dalam memuliakan-Nya," ujar Rosma Rajagukguk didampingi anggotanya Rasyiawati Saragih yang jemaat GKPI Marendal dan Melati Napitupulu yang jemaat GBI Jalan Turi Medan.

Tampil di hadapan ratusan orang yang berusia lanjut. Lansia - Umas Happy Happy Choir hanya latihan saat berada di dalam mobil menuju ibadah. "Sekali aja, langsung tampil," cerita Rasyiawati Saragih yang meskipun flu tapi semangat tampil.

Lagu 'Indah Rencana-Mu Tuhan' dibawakan dengan gempita. Tampil menjadi bitang tamu, suguhan tersebut berbarengan dengan paduan suara yang dilatih Reddy Simatupang. "Muara dari paduan suara adalah bernyanyi lebih baik untuk-Nya," cerita Pdt Shengki Rahmadi, sambil mengatakan sesuai dengan judul kegiatan maka ibadah dilakukan sedemikian dinamis untuk maksud menghibur kaum lansia di ibu kota Sumut khususnya yang hadir.

Pada kebaktian awal 2020, ada agenda tukar kado. Saat change, ingar-bingar tak terelakkan diisi humor. Tetapi, ada yang mendapat kado tak sesuai harapan. "Saya ada tiga gelas cantik. Siapa yang merasa dapat kado tak sesuai harapan, ini saya bagi," jelas Pdt Shengki Rahmadi dan gelas tersebut dibagikan.

Dalam khotbahnya Pdm Krisman Saragih STh menegaskan tentang memuji-Nya tak kenal usia. Pengerja di Gereja Pentakosta Sumatera Utara/Pinksterkerk itu menegaskan semakin diberi bonus usia dan terus memuji-Nya maka kebahagiaan berlimpah. (R9/c)


T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments