Selasa, 22 Sep 2020
  • Home
  • Hiburan
  • Pengawalan AKB48 Diperketat Pasca Diserang Fans Pakai Gergaji

Pengawalan AKB48 Diperketat Pasca Diserang Fans Pakai Gergaji

Minggu, 01 Juni 2014 18:58 WIB
Tokyo (SIB)- Pengawalan AKB48 diperketat. Jangankan bisa sesuka hati minta foto bareng serta tanda tangan. Mendekat saja, sudah tidak mungkin lagi. Kondisi tersebut setelah girl band dari Jepang itu diserang fans dengan gergaji. Penyerangan membuat Anna Iriyama dan Rina Kawaeri terluka.

Sebagaimana diketahui, seorang pemuda dalam event handshake AKB48 di Iwate pada Minggu, menyerang gadis-gadis cantik. Penyerang, seorang pria bernama Satoru Umeta (24), sedang menunggu sejalan dengan ratusan penggemar lainnya. Tak diduga, dia mengambil gergaji sepanjang 50 cm dan langsung mengayunkan tanpa ampun kepada korban. Selain melukai Rina dan Anna, seorang anggota staf juga terluka setelah dia berusaha melindungi kedua korban dan mencoba menghentikan penyerang.

Seorang saksi mata seperti dinukil rt.com, Senin, (26/5), mengungkapkan momen mengerikan tersebut. "Saya melihat dengan mata kepala sendiri, para gadis berlarian ketakutan. Rina tergeletak di lantai berlumuran darah, menjerit dan menangis. Saya tidak akan pernah melupakan kejadian ini. Sesuatu telah hilang hari ini, sebuah ikatan yang kuat antara fans dan idolanya," ujar fans dengan akun Instagram @energywen.

AKB48 merupakan grup pop terbesar di Jepang, sebanyak 140 orang, yang terbagi dalam beberapa tim. Pada November 2010, Guinness World Records membukukan mereka sebagai grup dengan anggota terbanyak.

Dilansir dari Oricon melalui Tokyo Hive dan SCTV, Rabu, (28/5), Anna dan Rina mengumumkan keadaannya yang membaik. Bersama sebuah foto, Rina Kawaeri menulis, "Saya mohon maaf telah membuat kalian semua khawatir. Saya sudah pulih sedikit demi sedikit."

Anna memperbaharui akun Google+ miliknya beserta sebuah foto dengan raut wajah tersenyum. Diutarakannya, "Semuanya, saya mohon maaf sudah membuat khawatir. Meskipun saya mengalami patah tulang, tergores, dan menerima jahitan di rumah sakit Iwate, saya sudah kembali ke Tokyo kemarin," tulisnya sambil mengatakan sekarang pribadinya berada di lingkungan yang sunyi dan hidup tenang. “Saya bisa tersenyum setiap hari! Dukungan dan dorongan dari kalian semua sangat membantu saya. Saya harap bisa menunjukkan kepada kalian keceriaan saya segera. Mohon tunggulah saya."

Kejadian penyerangan liar tersebut membuat sejumlah grup menunda penampilan seperti NMB48, SKE48, dan HKT48.

Hal lain meski teater tempat pertunjukan dibuka, kini detektor metal sudah dipasang di pintu masuk untuk memastikan tidak dibawanya senjata tajam ke dalam teater. Pengunjung pun diminta melepas semua aksesoris sebelum melewati pintu utama.

Masih tingginya rasa mencekam di kalangan fans setempat, kursi barisan depan teater yang masih aktif pun dibiarkan kosong untuk menjaga jarak aman antara penonton dan para personel di atas panggung.

Belum diketahui langkah-langkah keamanan apalagi yang akan diterapkan oleh AKS untuk AKB48. Namun, diharapkan bakal ada tindakan yang sama seperti sister group AKB48 agar tercipta keamanan bagi para member grup paling populer di Jepang dan dunia ini. (t/r9/d)


T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments