Sabtu, 08 Agu 2020
  • Home
  • Hiburan
  • Pencipta Lagu Favorit Glenn Fredly 'Hidup Ini Adalah Kesempatan', Wafat

Pencipta Lagu Favorit Glenn Fredly 'Hidup Ini Adalah Kesempatan', Wafat

redaksisib Sabtu, 16 Mei 2020 14:00 WIB
Tangerang Selatan (SIB)
Wilhelmus Latumahina, 64 thn, wafat di Tangerang Selatan, Banten, Selasa (12/5). Gembala Sidang GBI Bethesda Serua Ciputat dan Ketua umum Persatuan Masyarakat Kristen Indonesia Timur (PMKIT) tersebut seorang musisi. Puluhan bahkan ratusan lagu dilahirkannya. Satu yang terpopuler adalah ‘Hidup Ini Adalah Kesempatan’ yang menjadi lagu favorit Glenn Fredly.

Pada konsernya bersamaan Natal Bersama Se-Bogor 2019 yang diposting 20 Januari 2020, Glenn membawakan lagu tersebut didampingi sejumlah tokoh. Pria produser film dan pelahir sejumlah lagu sekuler yang menghadap-Nya pada 8 April 2020 itu mengatakan hidup yang terindah harus menjadi berkat pada sesama.

Lagu yang diciptakan 2004 itu terinspirasi karena kematian Samuel Latumahina, anak sulung Pdt Wilhelmus dan anak Sekolah Minggu. “Dalam sepekan, dua orang terkasih meninggal. Itu sebabnya, selama masih hidup, harus menjadi berkat,” cerita pria yang bila berkhotbah berintonasi lembut tersebut.

Kematian Pdt Wilhelmus disambut duka dan doa Ps Rajamin Sirait MA. Pendeta senior di Christ of Grace Church JW Marriott Hotel Medan itu menghubungkan ‘Hidup Ini Adalah Kesempatan’ dengan Menteri Kesehatan Dr dr Terawan Agus Putranto. “Ketika kami berdiskusi, saya dengar Pak Terawan mengidungkannya. Kami berdua sama-sama menyanyikannya dan berdoa,” kenang gembala yang sedang fokus bagi-bagi masker gratis dan suplemen untuk warga Pematangsiantar tersebut.

Ps Rajamin Sirait mengatakan, kematian dalam-Nya adalah kemenangan seperti tertulis dalam 2 Timotius 4:7. “Tetapi yang membahagiakan, ‘Hidup Ini Adalah Kesempatan’ telah menginspirasi umat untuk menyiapkan jiwa-raga melayani-Nya. Saya berharap lahir generasi muda yang menginspirasi dirinya menjadi pelayan-Nya,” ujarnya.

Ia meminta kiranya lahir semakin banyak lagu-lagu religi yang menggiring manusia semakin membangun kerajaan Allah. “Dalam kehidupan keindonesiaan, makin banyak lagu religi yang memupuk persaudaraan untuk saling mengasihi dan menghormati sesama umat beragama,” tambah Ps Rajamin Sirait. “Pdt Wilhelmus telah mengakhiri pertandingan yang baik, telah mencapai garis akhir dan telah memelihara imannya serta menumbuhkan iman massa!”

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Sumut Pdt Dr Roma Sihombing MTh mengaku lagu ciptaan Pdt Wilhelmus menginspirasi banyak orang memaksimalkan waktunya untuk tujuan positif dan terbaik. “Waktu yang terbaik adalah memuliakan-Nya,” ujar mantan wartawan senior tersebut.

Ia berduka karena dalam waktu dekat sejumlah musisi pencipta lau religi menghadap-Nya. Sebelumnya Pdt JE Awondatu wafat. Pendeta penciptakan sejumlah lagu tersebut menginspirasi publik, termasuk ‘Indah Rencana-Mu’ dan ‘El Shadday-El Shadday’ yang populer di dunia sekuler. “Kematian bersamaNya adalah kemenangan. Saya berdoa semua orang yang mengakhiri pertandingan dalam konteks ini adalah Pdt JE Awondatu dan Pdt Wilhelmus Latumahina berada di sisi kanan Allah Bapa,” doa Pdt Roma Sihombing.

Menurutnya, lagu tersebut memberi kekuatan individu untuk melayaninya dan beroleh harga terbaik di mata-Nya. Pdt Roma Sihombing menujuk Mazmur 116:15 bahwa tiap individu khusus kedua gembala yang musisi berharga di mata Tuhan karena kematian dikasihi-Nya.

Ps Donald ‘Donny’ Wakkary, tokoh muda Kristen Sumut berdarah Sangihe berduka sehubungan wafatnya dua gembala, yang secara emosional dekat dengan pendeta muda di GPdI Filadelfia Polonia - Medan tersebut. “Siapa saja yang wafat, meninggalkan duka. Saya berdoa dan terluka karena secara bersamaan tanteku, Lily Purti Wakkary - Lubis dipanggil-Nya dalam tenang.”

Ps Donny Wakkary ‘terkunci’ di Manado hingga tidak dapat secara secara fisik menyatakan duka atas kepergian orang-orang tercinta. “Tuhan punya agenda setiap makhluk bernyawa. Betapa pun pedih ditinggal orang tercinta, tetaplah berpegang pada-Nya,” ujarnya.
Sebagai orang yang percaya, Ps Donny Wakkary optimistis bahwa Ia akan menghapus segala air mata dan maut tidak akan ada lagi, tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu. (T/R10/p)
T#gs Glenn FredlyPencipta LaguWafatWilhelmus Latumahinahiburan
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments