Rabu, 18 Sep 2019
  • Home
  • Hiburan
  • Pemerintah Alokasikan Rp 5 Triliun Dana Abadi Seni Budaya

Pemerintah Alokasikan Rp 5 Triliun Dana Abadi Seni Budaya

admin Sabtu, 07 September 2019 14:44 WIB
Budayawan Jaya Suparna
Jakarta (SIB) -Pemerintah mengalokasikan dana abadi seni budaya Rp 5 triliun untuk lima tahun atau satu periode masa jabatan presiden.

Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hilmar Farid mengatakan, proses dana abadi dimaksud sedang difinalkan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). "Apakah itu di akhir tahun baru keluar sehingga kita baru bisa menggunakan 2021 atau bisa tiap bulan diambil hasilnya mulai Januari 2020? Itu yang belum putus," kata Hilmar di Jakarta, Kamis (5/9) seperti diberitakan HarNas.Co.

Hilmar telah membuat lembaga pengelola dana perwalian dan kebudayaan. Nantinya, akan ada 17 orang dari akademisi, pelaku seni, dan orang-orang yang mempunyai rekam jejak bagus terkait itu.

Lembaga pengelolaan tersebut nantinya berwenang memeriksa proposal (permohonan dana) yang masuk. Hilmar menjamin, 17 orang tersebut dapat independen dan terpercaya. "Tugas kita itu memastikan kalau keputusan sudah dibuat," kata Hilmar.

Hilmar memiliki kisi-kisi alokasi dana abadi kebudayaan, seperti harus berpihak secara geografis dan secara gender. Keberpihakan seperti pelaku seni yang tidak laku akan tetap mendapatkan sokongan dana. "Justru arti dana abadi kebudayaan kan membiayai yang tidak mungkin dibiayai dari sisi swasta," ujarnya.

Presiden Joko Widodo dalam pemerintahan baru ke depan akan mengalokasikan dana abadi untuk mengembangkan seni budaya di Indonesia. Hal tersebut akan memacu semangat seniman untuk terus berkreasi dalam mengembangkan seni dan kebudayaan.

Dana Abadi Pendidikan tercantum dalam Peraturan Presiden RI No 12/Tahun 2019. Dalam aturan tersebut tercantum dana abadi pendidikan untuk menjamin keberlangsungan program pendidikan untuk generasi berikutnya yang tidak dapat digunakan untuk belanja. (T/R9/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments