Rabu, 18 Sep 2019
  • Home
  • Hiburan
  • PCIF 2019 Ditutup, Jepang Raih Grand Prix dan Sanchronicles St Thomas Medan Gold Medal

PCIF 2019 Ditutup, Jepang Raih Grand Prix dan Sanchronicles St Thomas Medan Gold Medal

admin Selasa, 10 September 2019 16:21 WIB
SIB/Dok
GOLD MEDAL: Dominique Ametha Peranginangin dan Luther Risman Luosaro Zega mewakili Santo Thomas Chroniecles SMA St Thomas 1 Medan meraih gold medal di kategori Senior High School dan PICF 2019 di Jakarta dan Romwel Saragih menunjukkan medali yang diterima.
Jakarta (SIB) -Penabur International Choir Festival (PICF) 2019 di Aula SPK Penabur Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa-Sabtu (3-7/9) usai. Voces Fidelis dari Jepang meraih gelar grand prix. Santo Thomas Chroniecles SMA St Thomas 1 Medan meraih gold medal di kategori Senior High School dan silver medal di kategori Musica Sacra.

Atas prestasi paduan suara (PS) yang diasuh Romwel Saragih dan konduktor Ansgar Baringin Manurung tersebut beroleh sejumlah hadiah. Bertanding di grand prix adalah Voice of Angels (Kindergarten), Delta Four Choir (Elementary School), Five's Choir (Junior High School), Smansa Choir (Senior High School), Gita Harmoni Choir HKBP Kramat Jati (Children Choir), PSM Teknik Universitas Diponegoro (Mixed Youth Choir), Octava (Mixed Choir), Cordillera Chamber Singers (Folklore), Steam of Life (Gospel), Voces Fidelis (Musica Sacra), dan Vocel Fidelis (Chamber).

Atas raihannya, Voces Fidelis mendapatkan Rp30 juta, kibor yang hadiahnya diserahkan Ketua BPK Penabur Jakarta Ir Antono Yuwono didampingi Ketua Umum Yayasan BPK Penabur Adri Lazuardi dan Ketua PICF 2019 Hendra TJipta Muliana.

PICF keempat yang mulai diadakan 2013 tersebut diikuti 152 tim PS dengan total 6161 orang dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Jepang dan Vietnam. Peserta dinilai 12 juri dengan Artistic Director Aida Swenson Simanjuntak.

Antono Yuwono berharap, melalui kompetisi tak hanya melahirkan pemenang tapi membentuk karakter. "Juga, karakter lain yang mencakup 4C yakni communication, collaboration, critical thinking and creativity yang menjadi bekal menghadapi era disrupsi," pungkas dia.

Hendra Tjipta Muliana mengatakan sukses PICF 2019 juga dibarengi perolehan pengalaman para peserta karena sharing dengan juri internasional berasal dari 11 negara.

Romwel Saragih mengatakan, hasil yang diraih Santo Thomas Chroniecles SMA St Thomas 1 Medan melebihi ekspektasi karena melihat kualitas peserta yang luar biasa. "Pengalaman terindah adalah tampil bersama juara internasional dan dinilai juri mancanegara. Terima kasih atas dukungan Kepala Sekolah Cawir Ginting dan PKS Limjan Silalahi yang selama ini membimbing untuk membentuk karakter," ujarnya.

Musisi etnik di Medan itu mengatakan, prestasi bukan tujuan akhir tapi menjadi barometer keseriusan berlatih hingga bertanding. "Ke depan berharap lebih baik," tambah Romwel Saragih sambil menyebut sejumlah lagu yang memberi tantangan berat ketika dalam kompetisi seperti Untuk kategori Musica Sacra, PS membawakan 'Sing Joyfully', 'Cantate Domino', 'Duo Seraphim' dan 'Adoramus te'.

Walikota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko bangga karena festival berlangsung sukses. "Ini merupakan aset dan kebanggaan bagi Jakarta Utara," tutupnya. (t/J03/R9/t)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments