Kamis, 20 Jun 2019
  • Home
  • Hiburan
  • Model Indonesia Raih 'Face of Asia' di Seoul

Model Indonesia Raih 'Face of Asia' di Seoul

admin Selasa, 11 Juni 2019 14:21 WIB
SIB/Dok
Seoul (SIB) -Ayu Maulida meraih gelar 'Face of Asia' pada Asia Model Festival 2019 di Seoul. Model asal Surabaya itu merebut 'Grand Prize' pada Jumat (7/6) setelah menyisihkan 74 model dari 27 negara pada gelaran tahun ke-14 festival model bergengsi Asia.

Kemenangan tersebut menambah daftar sejumlah model berprestasi internasional. Sebelumnya, beberapa model Indonesia seperti Fahrani, Richard Fiando, Nadila Ernesta, dan lainnya berhasil menyabet gelar dari berbagai kategori di ajang serupa.

Perempuan yang hampir merampungkan pendidikan di Fakultas Hukum, Universitas Airlangga, Surabaya, itu tampil brilian. Selain percaya diri, Ayu 'sempurna' hampir di setiap sesi yang diikutinya, khususnya runway. Menjadikannya satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil menembus TOP 10 Face of Asia 2019.

Selain Ayuma, model senior Indonesia Laura Muljadi juga mendapat penghargaan 'Model Star' bersama sembilan model lain dari berbagai negara.

Ketua Panitia Pelaksana Asia Model Festival Eui-sig Yan mengatakan, tim juri mengalami kesulitan dalam menentukan pemenang tahun ini. "Dari tahun ke tahun, tampak peningkatan kualitas peserta. Ini yang menyebabkan kami sangat sulit menentukan siapa yang terbaik," ujarnya.

Pada Asia Model Festival kali ini, Indonesia diwakili lima delegasi yaitu Ayuma, Zian Alfin, Chealsea McKenzie, Joel Leo Pollock, dan Alfrida Alifia. Seluruhnya di bawah bimbingan Ai Syarif, desainer yang tak lain Creative Director Jakarta Fashion Week.

Wakil Kepala Perwakilan RI-Seoul Sofia Sudarma yang hadir mewakili Duta Besar malam itu turut memberi semangat pada malam puncak penjurian. "Semoga kemenangan ini akan semakin meningkatkan citra Indonesia di mata dunia serta mempromosikan fashion Indonesia secara global," tuturnya seperti disiarkan HarNas.Co, Senin (10/6).

Asia Model Festival mengombinasikan industri modeling, fesyen, dan kecantikan. Ini untuk membangun platform baru dan memimpin tren yang sesuai selera pasar. Lebih jauh lagi, ajang ini sekaligus momen dan kesempatan bagi masyarakat Asia untuk mempromosikan kecantikan yang mewakili Asia. Juga wadah komunikasi ragam budaya dan industri dari tiap-tiap negara di Asia. (T/R9/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments