Sabtu, 17 Agu 2019
  • Home
  • Hiburan
  • Matthias Jochmann Rilis Film Bisu Diiringi Live Music

Matthias Jochmann Rilis Film Bisu Diiringi Live Music

admin Minggu, 31 Maret 2019 20:17 WIB
SIB/Dok
FESTIVAL MEDAN SOUNDSPECTIVES: Pekerja seni berdarah Jerman Matthias Jochmann bersama Rani Jambak dan Agus Suriyono dalam Festival Medan Soundspectives di Andaliman Hall Jalan Abdullah Lubis, Medan.
Medan (SIB) -Matthias Jochmann merilis film bisu. Syutingnya dilakukan di Tokyo, Jerman dan Indonesia. Uniknya, dalam penayangannya, film dimaksud akan diiringi live music yang dimainkan Rani Jambak. "Filmnya belum tahu judul. Musiknya juga belum tahu genre apa. Biar penonton saja yang menyimpulkan," ujar pekerja seni berdarah Jerman itu di jeda pelaksanaan Festival Medan Soundspectives di Andaliman Hall Jalan Abdullah Lubis, Medan, Sabtu (30/3).

Film bisu sebagai eksperimental Jochmann dalam mendengar suara hati itu dimaksudkan sebagai membuka kepekaan publik pada kondisi dunia saat ini. "Silakan tafsir dan nikmati. Kemudian berbuat untuk seni dan bumi," tambahnya.

Festival diadakan hingga Minggu (31/3). Selain pemutaran film tak biasa tersebut, diputar film dokumenter, film eksperimental, konser musik, instalasi soundscapes, workshop dan diskusi terbuka tentang literasi serta penampilan seniman muda kota Medan dalam karya yang dipamerkan adalah bentuk eksplorasi.

Jochmann berharap, kegiatan meningkatkan kesadaran akustik di antara masyarakat kota Medan dan mendengar dengan seksama. Pesatnya perubahan pola komunikasi melalui sosial media, menurutnya, membuat manusia lagi peduli atau mendengar secara mendalam orang-orang yang ada di sekitar. "Individu perlu gadget tapi lebih penting aktivitas sosial dengan lingkungan," tegasnya.

Kegiatan pun sebagai salah satu bentuk pertukaran budaya antara Indonesia-Jerman yang kali ini difasilitasi Yayasan Kebudayaan Jerman, MitOst, Robert Bosch Stiftung dan Embassy of Federal Republic of Germany Jakarta.

Manager Festival Rani Jambak memaparkan, Festival Medan Soundspectives sebagai hadiah untuk merayakan keberagaman masyarakat Kota Medan. "Kegiatan ini sendiri bertajuk mendengar melalui mata, melihat melalui telinga, Medan Soundspectives berupaya memberikan perspektif yang baru dan berbeda melihat kota Medan melalui suara" tambah perempuan multi talenta tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan Agus Suriyono menyatakan bahwa Pemerintah Kota Medan mengapresiasi dan mendukung kegiatan. "Kiranya orang muda dan pekerja seni Medan memaksimalkan acara yang jarang tersebut," tutupnya. (T/R10/l)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments