Sabtu, 26 Sep 2020

Mangga Jepang One Piece Simpan Misteri

redaksisib Minggu, 05 Juli 2020 19:01 WIB

One Piece

Tokyo (SIB)
One Piece kembali mengudara. Manga Jepang itu digemari karena berisi sejumlah kejutan hingga menyimpan misteri. Yang terakhir kali mengenai perjalanan Kelompok Topi Jerami memasuki New World dan berhadapan dengan Yonkou alias Kaisar Lautan.
Berikut sejumlah misteri di One Piece:

Pulau Buruan Bajak Laut
One Piece dibuka dengan tujuan akhir adalah Raftel, pulau yang berada di Grand Line. Raja Bajak Laut Gol D Roger dan kelompoknya yang mampu menginjakkan kaki di pulau tersebut. Ternyata, tidak akan mungkin sampai ke Raftel tanpa road poneglyph yang berjumlah empat di dunia.
Buruan dilakukan berdasar silangan 4 koordinat tapi Raftel ternyata Laugh Tale yang menjadi buruan bajak laut.

Abad Kekosongan
Abad Kekosongan ada dalam 100 tahun tapi 800 tahun lalu berdiri Pemerintah Dunia yang menglasifikasikan membaca poneglyph termasuk tindakan kriminal. Kelompok Topi Jerami, Nico Robin sangat tertarik dengan abad tersebut dan satu-satunya yagn dapat membacanya.

Will of D
Tokoh di One Piece banyak memakai nama D, yang ternyata dianggap sebagai sosok iblis dan bahkan terkadang tak boleh diungkap ke publik seperti dalam cerita Law. Will of D ini kemudian berkaitan erat dengan teori abad kekosongan.

Tiga Senjata Purbakala
Tiap batu poneglyph memiliki sejarah yang hilang serta keberadaan 3 senjata purbakala yaitu Pluton, Poseidon dan Uranus yang berada terpisah di pulau-pulau.
Poseidon dapat digunakan memanggil Sea King alias monster penguasa laut berukuran besar. Tetapi belum diceritakan kenuaan asli senaja purbakala tersebut, yang tentunya berkaitan dengan teori abad kekosongan.

Kehadiran Im-Sama
Puncak kekuasaan dikuasai lima tetua yang ada di Mariejois. Ternyata lima tetua itu berlutut di hadapan sosok bernama Im-Sama, si penyimpan topi jerami berukuran besar di Mariejois. Sosok Im-Sama dispekulasikan sebagai musuh utama One Piece di akhir cerita. (t/R10/p)
T#gs Mangga JepangOne PieceSimpan Misterihiburan
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments