Kamis, 19 Sep 2019
  • Home
  • Hiburan
  • Madonna Pakai Aksesoris Indonesia Tampil di Israel

Madonna Pakai Aksesoris Indonesia Tampil di Israel

admin Selasa, 21 Mei 2019 17:03 WIB
SIB/Dok
MEMUKAU: Madonna tampil memukau di Eurovision 2019 yang digelar di Tel Aviv, Israel, Sabtu (18/5).
Tel Aviv (SIB) -Madonna tampil memukau di Eurovision 2019 yang digelar di Tel Aviv, Israel. Meski di luar diributi dengan boikot termasuk meminta perempuan berjuluk Material Girl membatalkan aksinya, namun Madonna tetap muncul. Yang mendapat perhatian ketika ia mengenakan aksesoris eksklusif.

Madonna memakai karya rancangan Rinaldy A Yunardi, desainer Indonesia. Di luar pementasan, polisi bersenjata terlihat bersiaga di sekitar kompleks Expo Tel Aviv, dengan mobil patroli dan pengendara sepedamotor polisi di persimpangan saat para penggemar melewati detektor logam dan beberapa pemeriksaan keamanan. Di dekat Jaffa, area pantai ditutup untuk paviliun penonton 'Eurovision Village'.

Meski mendapat kecaman tapi kompetisi menyanyi 41 negara itu berlangsung semarak. Tidak ada finalis dan musisi yang mengundurkan diri. Israel mengatakan seruan untuk memboikot kompetisi karena diadakan di Israel bersifat diskriminatif dan anti-Semit, yang dibantah oleh gerakan Boikot, Divestasi, Sanksi (BDS).

Festival memunculkan Duncan Laurence dari Belanda adalah pilihan favorit untuk memenangkan trofi mikrofon kaca, Sabtu (18/5).
Australia masuk daftar favorit, dibantu oleh pertunjukan panggung spektakuler yang dilakukan oleh Kate Miller-Heidke dalam gaun.
Tentang kritikan, Madonna mengeluarkan pernyataan bahwa dia akan selalu berbicara untuk membela hak asasi manusia, dan bahwa dia berharap untuk melihat "jalan baru menuju perdamaian".

Meski demikian, penyanyi berusia 60 tahun itu menghiasipenampilannya dengan bendera Palestina. Aksi itu terlihat kala dua penari latar Madonna saling berpegangan tangan dengan bendera Israel dan Palestina berukuran kecil terpasang di bagian belakang kostum.

Hal itu tampaknya menjadi seruan persatuan, namun pihak penyelenggara Eurovision menegaskan bahwa politik harus dipisahkan dari kontes lagu tahunan tersebut. Kemunculan bendera Palestina di dalam wilayah Israel, menurut penyelenggara Eurovision, sangatlah kontroversial.

Menteri Kebudayaan Israel Miri Regev mengritik tajam kemunculan sejumlah bendera Palestina dalam kontes tersebut. "Itu sebuah kesalahan," sebut Regev sebelum rapat kabinet. "Politik dan acara kebudayaan tidak seharusnya dicampurkan, dengan segala rasa hormat untuk Madonna," imbuh Regev yang merupakan menteri sayap kanan yang dikenal akan pendirian provokatif.

Regev mengkritik televisi KAN yang menyiarkan kontes Eurovision, karena dianggap tidak mencegah kemunculan bendera-bendera Palestina dalam tayangan televisi.

Madonna belum mengomentari reaksi keras Israel atas penampilannya tersebut. (T/R9/h)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments