Minggu, 15 Sep 2019
  • Home
  • Hiburan
  • Lagu dan Semangat Perjuangan Titisan Nelang Sembiring

Lagu dan Semangat Perjuangan Titisan Nelang Sembiring

admin Senin, 05 Agustus 2019 15:31 WIB
Nelang Sembiring
Medan (SIB) -Kol Purn Nelang Sembiring meninggalkan jejak perjuangan tak ternilai pada bangsa dan negara. Satu warisan Ketua Umum Dewan Harian Daerah (DHD) 45 Sumatera Utara 1969 - 1976 itu adalah semangat pantang menyerah.

Putra bungsu almarhum Irwan Sembiring mengatakan hal tersebut di Medan, Sabtu (3/8). Ia mencatat, tatengger terindah yang tak lapuk dimakan zaman adalah jiwa kepemimpinan pejuang tersebut. "Ibu saya cerita, almarhum bapak seorang humoris. Dapat dibayangkan, dalam era perang fisik yang butuh keseriusan tapi almarhum menghibur pasukannya dengan gayanya. Humor dan lagu," cerita pria yang menjabat sebagai Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Pengurus Daerah (PD) II Sumut tersebut.

Ia menunjuk perhatian orangtuanya pada warisan leluhur khususnya etnik Karo. "Alm tidak mengajarkan dengan kata-kata tapi perbuatan. Misalnya, kerap memakai pernak-pernik etnik Karo. Dalam tiap kegiatan, di rumah, di lingkungan keluarga besar dan di organisasi, memperkenalkan warisan leluhur yang bermuatan kearifan lokal," tambah anak kelima dari lima bersaudara putra pasangan Nelang Sembiring - Pilem Br Bukit tersebut.

Menurutnya, dengan cara itu pihaknya mengenal dan tumbuh rasa cinta pada budaya leluhur. "Pada tiap Agustus, Merah Putih menyemangati kami dari keluarga besar pejuang. Saya berharap, warisan semangat perjuangan tersebut pun tumbuh pada jiwa kaum milenial," harap Irwan Sembiring.

Untuk era sekarang, ketika zaman sudah berubah, pendekatan pelestarian leluhur sesuai dengan waktu. Soal lagu, misalnya. Dalam nada dering pribadi, menggunakan lagu patriotisme dimaksud. "Seperti di jeda satu tayangan ke tayangan lain di siaran televisi Tanah Air, kan diputar lagu-lagu nasionalisme yang membangkitkan semangat cinta Indonesia," tunjuknya.

Menurutnya, ketika masih aktif di kemiliteran, orangtuanya menjadi Kepala Staf Penguasa Perang Negara. Jabatan setingkat Komandan Batalyon dan (saat itu) Pahlawan Nasional Letjen Djamin Ginting menjabat sebagai Komandan Divisi. "Pak Djamin Ginting adalah pribadi yang sangat mencintai budaya. Ditularkan pada anggotanya, termasuk orangtua saya," jelasnya didampingi pengurus PPM Sumut Neil Adriansyah, pengacara kondang Anta Sembiring, sejumlah orang dari kelompok milenial dari keluarga besar organisasi putra-putri pejuang di Kafe Cempaka Jalan Cempaka Psr III Padangbulan Medan. (R9/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments