Minggu, 15 Sep 2019
  • Home
  • Hiburan
  • Lagu Perjuangan Irwan Sembiring Bangkitkan Nasionalisme

Lagu Perjuangan Irwan Sembiring Bangkitkan Nasionalisme

admin Jumat, 02 Agustus 2019 15:16 WIB
Irwan Sembiring
Berastagi (SIB) -Tiap masuk Agustus, Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Pengurus Daerah (PD) II Sumut Irwan Sembiring terusik jiwa nasionalismenya. "Sampai sekarang saya berharap, tiap masuk ke Bulan Kemerdekaan, seluruh unit tumpah darah Indonesia, wajib mengenang dan melestarikan nilai heroik. Pusat konsentrasi massa, misalnya kan sudah mengibarkan Merah Putih sebagai pertanda Indonesia bakal memeringati Hari Kemerdekaan. Lagu-lagu perjuangan pun idealnya diperdengarkan," ujarnya Kamis (1/8) di jeda konsolidasi dan silaturahim dengan keluarga besar pahlawan dan pejuang. Hadir di situ pengurus PPM Sumut Niel Adriansyah, pengacara kondang Anta Sembiring dan kaum milenial dari keluarga besar organisasi putra-putri pejuang.

Usulan itu, lanjut Irwan Sembiring, bukan mengultuskan perjuangan orangtuanya semata tapi bentuk penghargaan pada cita-cita perjuangan Bangsa Indonesia dan para pendahulu. "Setelah merdeka, Indonesia diisi dengan pembangunan. Pembangunan nasionalisme, harus pula menjadi prioritas," tegasnya.

Ia mengenang para pejuang, termasuk orangtuanya Kol Purn Nelang Sembiring, yang berjuang fisik disemangati dengan lagu nasionalisme. "Ibu (Pilem Br Bukit) saya cerita, sambil ke luar masuk hutan menenteng senjata dan bekal makanan, mereka bernyanyi utuk membakar dan mengobarkan nasionalisme," tambah Irwan Sembiring.

Nelang Sembiring, ketika masa pengusiran kolonial, menjabat sebagai Kepala Staf Penguasa Perang Negara. Jabatan setingkat Komandan Batalyon dan (saat itu) Djamin Ginting menjabat sebagai Komandan Divisi.

Istri Nelang Sembiring, Pilem Br Bukit juga pejuang. Suami-istri tersebut selalu terpisah waktu dan medan karena sama-sama menjalankan siasat pertempuran. "Orangtua saya sudah bersatu denganNya dan dimakamkan di TMP Bukit Barisan Medan," ujar putra kelima dari lima bersaudara anak pejuang tersebut.

Untuk era kini, lagu perjuangan tetap relevan dengan semangat nasionalisme. "Jika ada kemampuan mencipta lagu perjuangan dengan genre yang digemari milenial, silakan. Yang pasti lagu-lagu tersebut harus membangkitkan nasionalisme keindonesiaan," tutup Irwan Sembiring. (R9/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments