Kamis, 21 Nov 2019
  • Home
  • Hiburan
  • Lagu 'Pinggiran' Wak Uteh Group Booming di Genre TikTok

Lagu 'Pinggiran' Wak Uteh Group Booming di Genre TikTok

redaksi Jumat, 08 November 2019 21:46 WIB
sib/dok
Wak Uteh Group
Medan (SIB)
Di tengah booming 'Entah Apa Yang Merasukimu' versi TikTok, lagu 'pinggiran' kelompok Wak Uteh Group bertahan. Bedanya, grup yang berisi peronggeng dan pedangdut itu makin eksis di panggung konser.

Sejak Oktober hingga medio November 2019, Wak Uteh Group keliling Sumatera untuk tur konser dan promo album, 'Bol'. "Wak Uteh Group masih eksis di panggung konser. Ada album baru tapi penetrasi album fisik tidak sebanyak seperti era sebelum digital yang mengandalkan smartphone," ujarnya di Medan, Rabu (6/11) di satu stasiun radio nasional yang mengetengahkan karya-karyanya.

Pria yang bernama asli Djalaut Hutabarat itu masih diidentikkan dengan 'Angin Koncang' yang menunjuk pada lagu terlaris kelompok yang pimpinnya. Saat 'Angin Koncang' hit, lagu paling laris di Indonesia di era 1980-an pun di bawah popularitas Wak Uteh Group.

Pesona pada grup itu semakin bersinar ketika personelnya masuk ke final pencarian bakat instan di stasiun televisi yakni Anisa yang berada di posisi 6 besar pedangdut terbaik Indonesia. Bersama penyanyi bersuara mendayu tersebut, Wak Uteh Group berpersonelkan Syafii, Saini, Caca, Yuni dan Zuna. Untuk album terbaru tetap berisi lagu-lagu genre kocak. "Konsep menciptakan lagu beranjak dari cerita rakyat," ujarnya.

Ia mengatakan, dalam meregenerasi penggemar, Wak Uteh Group masuk ke dunia digital. "Terus terang, berkreativitas di dunia digital, seperti menggarami laut. Jangan bicara untung di situ... tapi kreativitas tidak dapat berhenti. Wak Uteh Group tetap harus eksis dan memberi hiburan bagi warga segala usia," ujar Djalaut Hutabarat. "Yang memberi napas segar, mungkin tak hanya berlaku pada Wak Uteh Group, ada dari pertunjukan," bukanya mengenai kiat eksis grup yang berusia hampir 40 tahun tersebut.

Dalam merilis lagu, Djalaut Hutabarat merekam semua cerita publik khususnya yang sedang viral di masyarakat. Setelah diangkat dalam lagu dibumbu dengan bahasa milenial yang pasti membuat tergelak. "Ada ironi tapi tetap mengundang geli. Wkwkwkwk," ujarnya disertai dengan tawa berderai.

Sama seperti 'Bol' yang berisi lagu 'pinggiran' seperti 'Nenek-nenek Naik Daun'. "Tak usah mendengar lagu, sudah tahu maksudnya. Tapi ketika mendengar, penuh satire tapi tak sakit hati. Jadi seperti menertawakan diri sendiri bagi pribadi yang sedang 'naik daun' tersebut," ceritanya sambil melantunkan penggalan lagunya.

Ada lagi 'Pantang Tak Top' dan 'Tampil Beda' yang berisi ejekan tapi tidak menyakiti. "Wak Uteh Group tetap menerima masukan dari publik guna menginspirasi lagu-lagu selanjutnya," tutup Djalaut Hutabarat di Markas Zoel Vandawa Entertaiment Tanjungbalai. (T/R9/f)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments