Minggu, 18 Agu 2019
  • Home
  • Hiburan
  • Habiskan Rp 8 Miliar, Film Layar Lebar "Sang Prawira" Jadikan Danau Toba Aset Pembuatan Film

Habiskan Rp 8 Miliar, Film Layar Lebar "Sang Prawira" Jadikan Danau Toba Aset Pembuatan Film

admin Rabu, 07 Agustus 2019 14:12 WIB
SIB/Eben Ezer Pakpahan
Syuting: Syuting film Sang Prawira, di obyek wisata Batu Persidangan, Huta Siallagan, Kecamatan Simanindo, Samosir, Senin (5/7).
Samosir (SIB) -Pengembangan kawasan Danau Toba sesuai amanah Presiden RI Joko Widodo sebagai tujuan wisata bertaraf internasional dilirik berbagai pihak, salahsatunya untuk pembuatan film "Sang Prawira" oleh Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu). Hampir 60 persen lokasi syuting berada di sekitar kawasan Danau Toba dengan menghabiskan dana hingga Rp 8 miliar.

Sutradara Ponti Gea kepada SIB, Selasa (6/8), di lokasi syuting di obyek wisata Batu Persidangan Huta Siallagan, Kecamatan Simanindo, Samosir, mengatakan penayangan perdana film Sang Prawira yang dijadwalkan 1 Oktober mendatang, serentak di seluruh bioskop Indonesia. Film tersebut dibintangi sebagian besar personel kepolisian Sumut serta aktris ternama Anggika Bolsterli.

"Biayanya sekitar Rp 6 miliar sampai 8 miliar. Sebagian besar lokasi film di sekitaran kawasan Danau Toba. Bahkan keindahan alam Danau Toba di Samosir jadi aset pembuatan film dengan jumlah pengambilan gambar sebanyak 97 hingga 99 adegan," sebut Gea.

Dijelaskan, film layar lebar berdurasi 100 menit tersebut menceritakan perjalanan seorang anak nelayan asal Desa Bakara, Kabupaten Humbang Hasundutan, yang bercita-cita sebagai polisi di tengah pergulatan keluarga. Di mana isteri dan suami tidak sepaham dalam merancang masa depan anaknya sejak duduk dibangku SMA yang akhirnya menjadi seorang polisi lulusan terbaik Akpol (Akademi Kepolisian).

"Si ibu mendukung keinginan anaknya jadi polisi, sementara si bapak lebih cenderung anaknya bekerja di luar negeri untuk menolong kehidupan keluarganya yang miskin," katanya.

Di lokasi syuting, adegan pengambilan gambar/video diikuti Wakil Bupati Samosir Juang Sinaga berperan sebagai Bupati Samosir, Kapolsek Simanindo Iptu TL Tobing sebagai Kapolres Samosir, Kabag Sumda Polres Samosir Kompol T Tobing, Kasatres AKP Jonser Banjarnahor, Kasatlantas AKP Maju Harahap, Kasat Narkoba Iptu Natar Sibarani, Kasi Intel Kejari Samosir Aben Situmorang dan sejumlah guru SD, peserta tari dan pejabat desa setempat.

Dikatakan, selain menampilkan profesionalisme Polri dalam menjalankan tugas, pengambilan gambar film Sang Prawira di 130 titik tersebar di daerah Karo, Tobasa, Humbahas, Samosir, Tanjungbalai, Nias, Medan, Semarang (Akpol) dan Jakarta (Mabes Polri) itu banyak menampilkan kultur budaya serta destinasi wisata lokal sehingga dapat membangun rasa nasionalisme yang menonton.

Sementara, Juang Sinaga, didampingi Kompol T Tobing di sela-sela syuting mengaku bangga proses pembuatan film tersebut dipusatkan di kawasan Danau Toba. Juang menyebut hal itu menunjukkan masyarakat di kawasan Danau Toba adalah manusia-manusia pejuang demi masa depan. (H04/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments