Selasa, 12 Nov 2019
  • Home
  • Hiburan
  • Gamelan Dangdut Isi 'Night at the Museum' di Moskow

Gamelan Dangdut Isi 'Night at the Museum' di Moskow

redaksi Rabu, 06 November 2019 14:10 WIB
wartamelayu.com
Ilustrasi Gamelan Dangdut

Moskow (SIB)
Gamelan khas Indonesia menghangatkan 'Night at the Museum' yang diselenggarakan KBRI Indonesia di Moskow. Pertunjukan dipersembahkan Tim Kesenian Gamelan Dadali binaan KBRI Moskow dipusatkan di The State Museum of Oriental Art, Minggu (3/11).


Sama seperti penampilan gamelan biasanya namun lagu-lagu yang ditampilkan lebih ngebeat bahkan bernuansa dangdut. Di antaranya 'Singa Merah', 'Ladrang Sigra Mangsah' dan 'Pangkur-Playon Sanga'. Termasuk 'Slendang Biru', 'Waru Doyong', 'Lancaran Bendrong', 'Grodril' dan 'Ayak Ayak Talu'. Yang menarik perhatian publik penabuh gamelan adalah orang-orang Rusia seperti Anna Dyurina (saron), Anton Pinchuk (saron), Ekaterima Kamilova (bonang penerus), Ekaterina Mednikova (kenong), Elizaveta Moskvina (demung), Nikita Serdyuk (gong), Larisa Lazareva (peking), Yulia Ryzhaya (bonang barung), dan Ekaterina Makanina (bonang barung).


Suasana di museum yang didirikan 1908 itu menjadi meriah. Beda dengan cerita film 'Night at The Museum' dengan cerita aneh saat malam menjelang.


Wakil Pertama Direktur Jenderal The State Museum of Oriental Art Tatyana Metaksa, mengatakan museum memiliki hubungan yang erat dengan KBRI Moskow dan sering menyelenggarakan berbagai kegiatan, seperti pameran foto Indonesia pada musim panas lalu, dan pertunjukan gamelan kali ini.


Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus M Wahid Supriyadi, sangat terkesan dan mengapresasi antusiasme yang sangat tinggi warga Rusia terhadap budaya Indonesia. "Di Rusia sedang libur panjang saat ini sejak Sabtu hingga Senin, pertunjukan diselenggarakan malam hari, cuaca dingin dan hujan. Tapi kami lihat warga Rusia datang berduyun-duyun ke museum dan menyaksikan gamelan," ujarnya seperti disiarkan Tempo.Co, Selasa (5/11).


Dubes mengemukakan bahwa warga Rusia menjunjung tinggi seni budaya dan juga menyukai budaya oriental, termasuk Indonesia. Kerja sama kebudayaan Indonesia dengan Rusia, seperti melalui penyelenggaraan berbagai pertunjukan, antara lain gamelan, tidak hanya untuk lebih memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat Rusia, tetapi juga lebih mempererat hubungan kedua bangsa.


Pada ajang Festival Indonesia awal Agustus lalu Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menyerahkan becak dan sepeda antik kepada The State Museum of Oriental Art, sehingga memperkaya koleksi benda-benda seni budaya dari Indonesia. (t/R9/d)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments