Rabu, 21 Agu 2019
  • Home
  • Hiburan
  • Filosofi Kidung Rohani Antonius Devolis Tumanggor

Filosofi Kidung Rohani Antonius Devolis Tumanggor

admin Selasa, 11 Juni 2019 14:15 WIB
Antonius Devolis Tumanggor
Medan (SIB) -Setiap lagu yang dicipta memiliki benang merah agar message dalam gubahan musisi sampai ke khalayak. Antonius Devolis Tumanggor SSn justru memaknai kidung rohani dengan filosofi kehidupan. Ia menunjuk lagu 'Hidup Ini Adalah Kesempatan' yang populer dan selalu dibawakan dalam acara sekuler. "Orang sekuler, memaknai lagu itu sebagai 'kesempatan' memrioritaskan kedagingannya ketimbang mengamalkan sebagai tuntutan rohani. Karena mumpung ada kesempatan, dimaksimalkan untuk tujuan duniawi. Itu tidak tepat. Bahkan, dapat berakibat tak produktif dalam kehidupannya," ujarnya di tengah ibadah dan sebagai audio/sound engineering di Gereja Katolik Maria Ratu Rosario - Cinta Damai Medan, Minggu (2/6).

Ia menunjuk sejumlah oknum yang menggunakan lagu 'Hidup Ini Adalah Kesempatan' sebagai 'tameng' mengedepankan keduniawian. "Kalau saya, tapi kalau saya, terus menyenandungkan 'Tiap Langkahku' sebagai bukti penyerahan rohani individu pada apa yang diaturNya tapi harus dengan kerja keras," paparnya sambil membawakan lagu rohani tersebut. Menggenapi pengharapannya, Anton menggabungkan lagu tersebut dengan 'JanjiMu Seperti Fajar' yang tiap hari menyinari bumi, seperti pengharapan umat manusia atas rahmat karuniaNya. "Umat manusia berharap dengan memuliakanNya," tegas Anton, yang mencocokkan lagu itu dengan perjalanannya ketika bertarung dalam pemilihan calon anggota legislatif 2019. "Saya terus berdoa, berusaha, bernyanyi. Kadang, menitis air mata dengan ikhtiar tersebut," paparnya.

Dalam perjalanan yang dirasa keras tersebut, ia bertemu dengan orang-orang yang sama sekali tak dikenalnya tapi memberi dukungan. "Seperti sinar fajar dini hari, terus menerangi dan memberi kehangatan. Yang saya yakini, janjiNya pasti ditunaikan," simpulnya sambil mengatakan sebagai terima kasih atas berkatNya pihaknya pun ingin melayaniNya hingga semaksimalnya. (R9/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments