Selasa, 10 Des 2019
  • Home
  • Hiburan
  • Dreamworks Hollywood Operasikan Movie Animation Park Studios di Malaysia

Dreamworks Hollywood Operasikan Movie Animation Park Studios di Malaysia

Sabtu, 17 Juni 2017 18:05 WIB
Ipoh (SIB)- Dreamworks mengoperasikan Movie Animation Park Studios (MAPS) di Malaysia di Meru Raya, Ipoh, Perak. Taman tema animasi pertama di Malaysia itu diagendakan dibuka perdana pada 26 Juni 2017. Di MAPS sedikitnya ada 40 tokoh unik dengan enam tema animasi terkemuka dunia seperti Boboiboy, The Smurfs dan yang selama ini di bawah bendera Dreamworks yang berkantor pusat di Hollywood, Amerika Serikat.

Deputy Director General Tourism Malaysia Dato' Sri Abdul Khani Daud diwakili Director Tourism   Malaysia Medan En Azhari Haron mengatakan hal itu di Grand Aston Hotel, Medan, Jumat (16/6). "Malaysia berharap, dengan pengoperasian MAPS maka pelancong dari Indonesia khususnya Sumut dan istimewa Medan datang. Targetnya, MAPS dapat menghadirkan 700 ribu-800 ribu pengunjung hingga akhir tahun 2017," ujarnya sambil merinci bersamaan hal terbarukan di dunia hiburan tersebut pihaknya pun merilis Launching Malaysia Shoping Heaven Package 2017 bersama konsorsium travel agen Medan.

Menurutnya, pariwisata Malaysia telah menunjukkan  pertumbuhan positif pada jumlah kedatangan dan penerimaan pada tahun 2016. Wisatawan dari Indonesia tercatat di posisi kedua setelah Singapura yang mengunjungi Malaysia. "Orang dari Indonesia terkenal dengan suka shoping dan menikmati hiburan. Banyak animasi Malaysia yang sudah populer di Indonesia. Dan MAPS menjadi pilihan," tegas En Azhari Haron.

Didampingi Konjen Malaysia Encik Amizal Fadzli Rajali, ia bilang negara semenanjung itu pun secara besar-besaran menarik orang berbelanja dengan ragam topik seperti 1Malaysia Super Sale, 1Malaysia Mega Sale Carnival yang berlangsung hingga 31 Agustus 2017 serta Penjualan Akhir Tahun 1Malaysia diadakan 1 November-31 Desember. "Belanja turis untuk sektor shoping di Malaysia mencapai 26 miliar ringgit Malaysia atau meningkat 20,3% dibandingkan dengan tahun 2015. "Ini merupakan bagian terbesar dari belanja turis, menjadikan belanja sektor penting industri pariwisata Malaysia, nilai tukar rupiah saat ini telah membuat belanja lebih terjangkau di Malaysia."

Tentang dunia hiburan yang sudah menjadikan Malaysia sebagai kunjungan prioritas, diadakan konsep Experiential Shopping dirangkai dengan kegiatan hiburan dan rekreasi, petualangan gastronomi termasuk wisata kesehatan. "Ada pusat keriangan seperti KL Gateway Mall di Kuala Lumpur dan Genting Premium Outlets yang menjadi pilihan orang kaya dari Medan," tutup En Azhari Haron. (T/Rel/R10/h)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments