Kamis, 20 Jun 2019
  • Home
  • Hiburan
  • Christian Yafet Ghozaly - Diko Wakkary - Pdm Kezia Trifena Veronica Rilis Syair Religi Milenial

Christian Yafet Ghozaly - Diko Wakkary - Pdm Kezia Trifena Veronica Rilis Syair Religi Milenial

admin Kamis, 23 Mei 2019 20:31 WIB
Christian Yafet Ghozaly - Pdm Kezia Trifena Veronica
Medan (SIB) -Christian Yafet Ghozaly - Diko Wakkary - Pdm Kezia Trifena Veronica berkolaborasi. Kali ini karya seni religi para pribadi yang fokus pada pemuliaanNya itu ditujukan khusus untuk kelompok milenial. Dalam album 'Yesus Sumber Kuatku' dilibatkan Youth Shelter Ebenhaezer GPdI Ebenhaezer Kampung Lalang - Medan.

"Album tersebut berisi pengalaman tentang hubungan manusia dengan Tuhan, khususnya pribadi-pribadi yang tak boleh lepas dan Yesus Kristus," jelas Christian Yafet Ghozaly bersisian dengan Diko Wakkary dan Pdm Kezia Trifena Veronica usai peringatan perayaan 40 Tahun GPdI Ebenhaezer Kampung Lalang Medan, Selasa (21/6).

Antara satu dan lagu berikutnya di album vcd tersebut, memiliki benang merah. Setelah lagu yang menjadi judul album, ada 'Kusadar' yang berisi pengalaman rohani dan 'Kausumber Kuatku' sebagai peneguhan hati. "Dewasa ini, khususnya di era Revolusi Industri 4.0, kaum milenial dengan amat mudah mendapat asupan informasi. Album tersebut memastikan injeksi bergizi dari sisi industri kreatif berbasis teknologi entertainment," jelas Christian Ghozaly.

Sepuluh lagu dikerjakannya dengan polesan indah dari Pdm Kezia Trifena Veronica serta Chrissanti Irene dan Cristina Miriam. "Diko Wakkary mengaransemen dengan cerdas. Tiga bulan selesai," tambah pria yang menyelesaikan studi di Fakultas Ekonomi konsentreasi Ekonomi Digital UMI Medan itu.

Memastikan keterlibatan kaum milenial lain, sejumlah musisi religi ikut serta seperti Naomi Tarigan, Fitri Sinaga, Candra Sonaga, Dian Nainggolan, Cindy Sihombing dan Jesica Tarigan.

Album didistribusikan dari altar ke altar gereja tapi tak sedikit kaum sekuler menikmatinya. "Di situlah kebahagiaan itu. Ternyata album tersebut menjadi saluran kasih yang semakin mengeratkan manusia dengan Sang Pencipta melalui anakNya, Yesus Kristus," tambah ayah tiga orang anak tersebut. "Kami berharap, tak hanya dari lingkungan terbatas tapi menjangkau lebih banyak kelompok milenial di luar altar," jelasnya.

Bercermin dari sukses kerja sama di industri kreatif genre religi tersebut, sedang diproses album lanjutan. Materinya mulai disusun. Meski bernapas religi tapi diramu genre yang tren hingga lebih banyak kids era now serta kelompok milenial mendengarnya. "Kiranya dengan lagu tersebut tersemai dan terjangkit virus cinta agape," tutup Christian Ghozaly. (R9/h)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments