Jumat, 18 Okt 2019
  • Home
  • Hiburan
  • Berkas P21 Ancaman 6 Tahun Penjara, Dul Ahmad Dhani Tak Ditahan

Berkas P21 Ancaman 6 Tahun Penjara, Dul Ahmad Dhani Tak Ditahan

Kamis, 16 Januari 2014 20:48 WIB
SIB/ist
Dul bersama Ahmad Dhani dan pengacaranya saat mendatangi Kejari Jakarta Timur, Rabu (15/1)
Jakarta (SIB)- AQJ alias Dul tak ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Timur setelah berkasnya dinyatakan P21 atau lengkap. "Yang pasti Dul sama orangtuanya," ujar Lydia, pengacara keluarga Ahmad Dhani di Jakarta, Rabu, (15/1), sambil mengatakan ada beberapa alasan tak ditahan. Salah satunya, ancaman hukuman Dul di bawah lima tahun karena telah dipotong separuh dari enam tahun. "Alasan tidak dilakukan penahanan banyak. Dan terlebih lagi ini masih anak-anak. Di bawah umur! Sepanjang tidak mempengaruhi saat persidangan dan akan hadir terus selama perdidangan tidak ada masalah!"
Sebagaimana diberitakan, Dul mengalami kecelakaan saat mengendarai mobil Mitsubishi Lancer di Tol Jagorawi KM8 arah selatan, Minggu, 8 September 2013 sekitar pukul 01.45 WIB. Mobil Lancer berplat nomor B 80 SAL yang dikendarai Dul bersama Noval menabrak mobil Daihatsu Gran Max B 1349 TEN, dan Toyota Avanza B 1882 UZJ. Dari kecelakaan tersebut tujuh orang meninggal dunia dan belasan orang mengalami luka termasuk Dul dan Noval.

Sebelumnya, Dhani mengaku pasrah jika putranya langsung ditahan karena harus tetap mengkuti apapun proses hukum terhadap Dul. Tapi, lanjut Dhani, sebagai orangtua pasti miris melihat anaknya ditahan. "Harapan orangtua mana yang ingin anaknya ditahan!"

Di tempat terpisah, Maia Estianty tengah melakukan promo album terbaru bersama Duo Maia yang bertajuk Berdua, mengakui kalau pelimpahan berkas kecelakaan maut Dul yang dilakukan kepolisian ke Kejari membuat konsentrasinya di atas panggung sedikit terganggu. "Memang tadi saya manggung konsentrasi saya jadi terganggu," ucap Maia seperti disiarkan SCTV. "Saya lebih banyak diam? Betul, karena saya diam sebab lagi memikirkan ke tempat lain!" .(t/r9/w)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments