Jumat, 14 Agu 2020
  • Home
  • Hiburan
  • Axel Sumbayak Lestarikan Seni Antaretnik Lintas Bangsa

Axel Sumbayak Lestarikan Seni Antaretnik Lintas Bangsa

redaksisib Minggu, 02 Agustus 2020 19:22 WIB
Dok/RelawanBonusMeda

Seni Antaretnik Lintas Bangsa: Axel Sumbayak dan Bobby Nasution mengapit Mimi Tjong A Fie dan Heny Angkasa di Tjong A Fie Mansion, Sabtu (25/7). 

Medan (SIB)
Axel Sudijaya Sumbayak Saragih berupaya mendekatkan kelompok milenial dengan warisan budaya antaretnik lintas bangsa yang ada di Medan. Bersama Bobby Nasution, Sabtu (25/7), Ketua Relawan Bonus (Bobby Nasution untuk Semua) itu menilik kekayaan budaya Tjong A Fie Mansion.

Pria kelahiran Medan, 5 Juli 1991 tersebut didampingi Mimi Tjong A Fie yang cucu pedagang asal Hakka, Tiongkok dan Heny Angkasa yang staf museum Tjong A Fie, berkeliling rumah dua lantai di Jalan Ahmad Yani kawasan Kesawan Medan, Sumatera Utara. “Bobby antusias. Berharap kelompok milenial ikut mengenal dan memromosikan Tjong A Fie Mansion pada siapa saja,” ujar Axel Sumbayak.


Tjong A Fie yang ikut membangun Medan seperti menyelesaikan rel kereta api Medan - Belawan, kemudian diangkat sebagai Majoor der Chineezen.

Tjong A Fie Mansion selesai dibangun tahun 1900 bergaya arsitektur Tionghoa, Eropa, Melayu dan art-deco. “Bobby semakin paham peran serta Tjong A Fie membangun Medan lewat foto-foto, lukisan serta perabotan rumah yang digunakan oleh keluarganya,” ujar Axel.

Sentuhan antarbangsa tak hanya ada di Medan karena kerabat Tjong A Fie, Cheong Fatt Tze yang membangun Cheong Fatt Tze Mansion di Penang, Malaysia. Tjong A Fie Mansion dan Cheong Fatt Tze Mansion memiliki sejumlah kemiripan. “Bobby Nasution keturunan dari Raja Gunung Baringin Nasution Mandailing Natal Penyabungan Timur yang orangtuanya berkiprah di Medan,” tutup Axel Sumbayak. (R10/d)

T#gs Axel SumbayakLestarikanLintas BangsaSeni AntaretnikhiburanMedan
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments