Minggu, 27 Sep 2020
  • Home
  • Hiburan
  • Asian Film Awards 2014, Film Indonesia Dikalahkan Peraih Oscar

Asian Film Awards 2014, Film Indonesia Dikalahkan Peraih Oscar

Minggu, 06 April 2014 21:51 WIB
Macau (SIB)- Satu-satunya film Indonesia yang beroleh nomine di Asian Film Awards 2014, dikalahkan film peraih Oscar 2014. Dengan posisi tersebut, satu-satunya film Asia yang masuk kategori dalam Festival Film Sundance 2013 tersebut tak meraih predikat apapun. Padahal, film What They Don’t Talk About When They Talk About Love tersebut beroleh pujian dari sejumlah kritisi internasional.

Asian Film Awards 2014 didominasi oleh film-film asal Hong Kong dan Korea Selatan. Mengenai film yang dibintangi Nicholas Saputra, Ayushita, Karina Salim, Anggun Priambodo dan Lupita Jennifer semula bercokol dan digadang-gadang terbaik di kategori Komposer Terbaik. Namun ketika diumumkan, film karya  karya sutradara Mouly Surya tersebut kalah oleh drama martial-art The Grandmaster yang juga menjelma sebagai pemegang piala terbanyak.

Film What They Don’t Talk About When They Talk About Love berkisah tentang Fitri yang tidak memiliki kemampuan melihat sejak lahir. Ia kemudian berinteraksi dengan seorang pria tuli bernama Edo. Yang dapat direnungkan dari film ini, andai Fitri bisa melihat dan Edo bisa berbicara, keduanya pasti sudah jatuh cinta. Namun demikian, jika hal itu benar-benar terjadi, tak tertutup kemungkinan juga kalau cinta keduanya bakal kandas akibat kehidupan yang terkadang tak seindah mimpi.

Hal itu lantas diperkuat dengan karakter Diana yang diceritakan hanya mampu melihat melalui jarak 2 cm. Ia akhirnya jatuh cinta pada Andhika yang masuk ke sekolah khusus akibat kehilangan indra penghilatannya. Yang tidak Diana ketahui, kalau Andhika masih bisa melihat, bisa jadi dirinya masih bersama dengan mantan kekasihnya, Gadis.

Asian Film Awards pertama kali diadakan oleh Hong Kong International Film Festival Society pada 2007 untuk menghargai para sineas Asia yang berhasil menciptakan karya mengagumkan di sepanjang tahun. Sejak 2009, ajang ini resmi menggunakan piala yang mengekspresikan kegembiraan sebagai tanda kemenangan. Piala tersebut didesain oleh William Chang.

Berikut daftar lengkapnya:
Film Terbaik The Grandmaster

Sutradara Terbaik Wong Kar-wai, The Grandmaster

Aktor Terbaik Irrfan Khan, The Lunchbox

Aktris Terbaik Zhang Ziyi, The Grandmaster

Pendatang Baru Terbaik Jiang Shuying, So Young

Aktor Pendukung Terbaik  Huang Bo, No Man’s Land

Aktris Pendukung Terbaik : Yeo Yann Yann, Ilo Ilo

Penulis Naskah Terbaik : Ritesh Batra, The Lunchbox

Sinematografi Terbaik : Philippe Le Sourd, The Grandmaster

Editing Terbaik : Shin Min-kyung, Cold Eyes

Visual Efek Terbaik : Jung Sung-jin, Mr. Go

Komposer Terbaik : Shigeru Umebayashi, Nathaniel Mechaly, The Grandmaster

Desain Kostum Terbaik : William Chang, The Grandmaster

Desain Produksi Terbaik : William Chang, Alfred Yau Wai-ming, The Grandmaster. (T/R9/ r)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments