Minggu, 09 Agu 2020

Artis yang Tak Jadi Berkantor di Senayan

admin Kamis, 23 Mei 2019 20:34 WIB
Ilustrasi
Jakarta (SIB) -Sejumlah artis dipastikan melenggang ke Senayan. Dalam kelompok itu ada Krisdayanti, Arzeti Biblina, Okky Asokawati dan Tina Toon. Tetapi, ada juga kelompok pesohor yang tak jadi anggota legislatif hingga tidak berkantor di gedung parlemen Indonesia.

Dari daerah pemilihan (Dapil) Sumut 1, ada pedangdut Nana Mardina. Mantan rekan duet Imam S Arifin yang diusung PKB itu beroleh suara signifikan besar tapi masih diungguli sejumlah calon anggota legislatif (Caleg) petahana. Ada juga Camel Panduwinata.
Artis yang populer dengan nama Camel Petir itu adalah warga asli dari Sumut. Perolehan suaranya cukup tinggi tapi diungguli Caleg petahana Meutya Hafid.

Banyak faktor yang membuat mereka tak lolos. Kurangnya waktu kampanye dari masing-masing calon dinilai menjadi salah satu penyebabnya. Selain itu, perbedaan nama di surat pemilihan daripada nama populer mereka juga dinilai cukup berpengaruh. Bahkan, ada seleb petahana sebagai caleg, akhirnya tak lolos saat pindah partai dan juga dapil di Pemilu 2019.

Pengalaman Elma Theana menunjukkan hal lain. Caleg dari Dapil Gresik dan Lamongan itu selama 2,5 bulan menetap di rumah rakyat di daerah dimakud. "Satu hari lima tempat kita datangi, sampai subuh-subuh gitu kan," sambung. Namun perjuangannya tak membuahkan hasil yang maksimal karena masih ada praktik politik uang.

Meski demikian, perempuan 44 tahun itu mengaku tak kapok dan masih berniat berjuang di dunia politik. "Saya bilang, saya tetap mau. Karena saya ini masih belajar, tapi saya masih terus mau, masih mau berjuang," ujar artis yang populer bermula dari bintang iklan suplemen vitamin tersebut.

Ada sejumlah hikmah yang didapatnya dari perjuangan melelahkan dan menghabiskan tidak sedikit biaya tersebut. "Tapi ya sudah lah. Minimal aku dapat pengalaman, dapat pelajaran, dapat networking untuk belajar lagi ke depannya," tutup Elma.
Berikut selebritas yang tak jadi ke Senayan - Jakarta:

Dapil Jatim I (Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo):Ahmad Dhani (Partai Gerindra) beroleh 40.148 suara; Sundari Soekotjo (PKB), 9.754 suara; Andre Hehanusa (PDIP), 26.139 suara; Manohara Odelia (NasDem), 6.865 suara.

Dapil Jatim III (Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso): Banyu Biru Djarot ( PDIP), 55.482 suara, Lucky Perdana (Nasdem), 9.163 suara, Yuli Anita KDI (Nasdem), 19.298 suara.

Dapil Jatim IV (Jember dan Lumajang): Emilia Contessa (PAN), 29.265 suara; Ferlyanto Putra (Nasdem), 12.900 suara; Imelda Soraya (Nasdem), 4.540 suara.

Dapil Jatim VI (Kota/Kabupaten Blitar, Kota/Kabupaten Kediri dan Tulungagung): Venna Melinda (Nasdem), 57.060 suara; Ronnie Sianturi (PDIP), 30.406 suara.

Dapil Jatim VIII (Kota/Kabupaten Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Kota/Kabupaten Madiun): Denada (PAN), 43.573 kursi; Ratna Listy (Nasdem) 2.162 suara.

Dapil Jatim IX (Bojonegoro dan Tuban): Thessa Kaunang (Nasdem), 1.316 suara; Sari Koeswoyo (PDIP) 14.862 suara.

Dapil Jabar untuk Dapil 1 (Kota Bandung dan Cimahi): Kirana Larasati, (PDIP) 32.745 suara; Tetty Kadi Bawono (Golkar), 8.589

suara; Skolastika Citra Kirana (Nasdem) 2.735 suara; Imel Putri Cahyati (nasdem), 914 suara; Choky Sitohang (Perindo), 38.132

suara; Ricky Ahmad Soebagja (Demokrat), 21.938 suara.

Giring Ganesha Djumaryo mendulang suara cukup tinggi yaitu 47.069 suara. Sayang, ang vokalis Nidji itu gagal karena suara PSI tidak melampaui ambang batas parlemen sebesar 4 persen.

Dapil II: Lita Zen (PDIP) 9.853 suara; Astari Aslam (Demokrat) 7.317 suara.

Dapil III (Cianjur , Kota Bogor) Helmalia Jelita Putri, (Gerindra), 4.044 suara.

Dapil IV: Kiki Taher (PDIP ) 7.931 suara dan Olla Ramlan (Nasdem ) 11.599 suara.

Dapil V Kab. Bogor Sahrul Gunawan (Nasdem), 14.941 suara.

Dapil VI Farhat Abbas (PKB) 71.850 suara; Fauzi Baadila (Gerindra ) 63.161 suara; Angel Karamoy (PDIP ) 48.936 suara; Lucky Hakim (Nasdem) 39.696 suara.

Dapil VII: Della puspita (Nasdem) 7.757 suara; Angel Lelga (Perindo) 9.220 suara.

Dapil VIII (Cirebon, Kota Cirebon, Indramayu): Diana Sastra (Nasdem), 20.682 suara; Sultan Djorghi (Berkarya) 5.159 suara.
Dapil IX Dwiki Dharmawan (PAN) 9.440 suara.

Dapil XI: Mulan Jameela (Gerindra) 24.192 suara; Fairuz el Fouz (Nasdem) 408 suara; Donny Kesuma(Berkarya) 5.732 suara; dan Reza Artamevi (Perindo) 4.506 suara.

Dapil Jateng 1, Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kendal, dan Salatiga: Adly Fairuz; Cut Meyriska; Kartika Ayuningtyas; Hans Christians Hosman dan Jamal Mirdad yang didominasi maju dari NasDem.

Dapil V wilayah Solo, Boyolali, Klaten, Sukoharjo Annisa Bahar.

Dapil Jateng IX Kristina dan Ageng Kiwi. (T/R9/h)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments